Kelahiran bayi harimau dinamai Covid, membawa harapan untuk kebun binatang Meksiko

MEXICO CITY (Reuters) - Kelahiran bayi harimau langka yang dinamai "Covid" membawa secercah harapan bagi kebun binatang swasta di timur Meksiko bahkan saat kehidupan normal di negara itu dibayangi virus vorona mematikan, justru menjadi inspirasi namanya.

Dinamai oleh keluarga yang memiliki kebun binatang ketika pandemi global semakin intensif, harimau Bengal Covid lahir pada 14 Maret di sebuah kebun binatang kecil di kota Cordoba yang berspesialisasi dalam menyelamatkan hewan dari sirkus dan hewan liar koleksi pribadi.

Virus corona menyebabkan penyakit pernapasan COVID-19, yang sering digunakan sebagai sinonim dari virus.

Kelahiran harimau merupakan kejutan bagi semua orang, kata Kitzia Rodriguez, putri pemilik kebun binatang dan dokter hewan di sana.

"Kami tidak tahu dia akan melahirkan," kata Rodriguez kepada Reuters.

"Dia akan berdampak besar karena situasinya saat ini sulit untuk semua orang, bahkan untuk kita," katanya. "Tapi saya pikir kelahiran, terlepas dari situasi itu, akan membantu kita dan memberi kita harapan, sehingga kita dapat menarik pengunjung. Covid adalah hadiah."

BioZoo di negara bagian Veracruz masih beroperasi bahkan ketika kehidupan publik perlahan-lahan berakhir di Meksiko untuk mengekang penyebaran virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 22.000 orang di seluruh dunia.

Covid lahir dari harimau betina berusia 8 tahun yang telah berada di sirkus dan dirawat kembali setelah memerlukan operasi patah tulang pinggul, kata pemilik kebun binatang Gonzalo Rodriguez.

Ayah bayi itu, usia 6 tahun, bergabung dengan tempat penampungan setelah terluka di mulut gara-gara menggigit vas di rumah pribadi tempat ia dipelihara, kata Rodriguez, yang telah menjalankan kebun binatang selama lebih dari dua dekade.

(Laporan oleh Tamara Corro dan Ana Isabel Martinez; Penyuntingan oleh Dave Graham dan Leslie Adler)