Kelas Akting Salihara 2022 siap hadirkan tiga lakon ciamik

Komunitas Salihara mengumumkan bahwa Kelas Akting Salihara 2022 siap menghadirkan tiga lakon ciamik yakni "Kotak Teka-Teki", "Tuhan Tolong Bunuh Emak", dan "Makan Malam" pada 25-26 November 2022.

Program Kelas Akting Salihara 2022 merupakan program rutin yang diselenggarakan tiap tahun oleh Komunitas Salihara sebagai institusi kesenian dan kebudayaan di Ibu Kota Jakarta.

“Program ini sejak awal didesain untuk menjadi ruang mendistribusikan pengetahuan yakni seni peran," kata Kurator Teater Komunitas Salihara Hendromasto Prasetyo dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Salihara Jazz Buzz 2022 hadirkan warna baru musik jazz

Terbagi ke dalam dua tingkatan yakni Tingkat 1 dan Tingkat 2, para peserta yang terdiri dari masyarakat umum bisa menyelami metode keaktoran menggunakan Sistem Stanislavski selama tiga bulan.

Sebagai penutup yang indah, pelatihan itu mewajibkan para peserta mempresentasikan hasil pembelajaran-nya melalui pementasan.

Program Kelas Akting Salihara 2022 secara langsung dilatih oleh Rukman Rosadi yang juga mengambil peran sebagai sutradara dalam tiga lakon tersebut.

Para peserta Tingkat 1 akan menghadirkan satu pementasan berjudul "Kotak Teka-Teki" yang dijadwalkan hadir di Jumat, 25 November 2022.

Naskahnya ditulis langsung oleh Rukman Rosadi dengan durasi 40 menit menceritakan garis-garis yang membingkai perjalanan hidup tiap manusia.

Sementara untuk kelas Tingkat 2 menariknya akan langsung mementaskan dua lakon yakini "Tuhan.Tolong Bunuh Emak" dan "Makan Malam".

Menggunakan naskah yang ditulis oleh Yessy Natalia dan Aziz Asthar itu, Komunitas Salihara menghadirkan terobosan baru untuk kelas rutin tersebut.

Para peserta Tingkat 2 ditantang untuk menghadirkan karakter-karakter khusus dalam lakon yang belum pernah dipentaskan dalam bentuk teater sebelumnya.

Bagi anda yang tertarik dapat langsung mencari tiket pementasan di tiket.salihara.org.

Baca juga: Josh Marcy buka Musim Seni Salihara lewat "Performing Spiral"

Baca juga: Wahana misteri Desa Penari hingga sajian baru dari Komunitas Salihara

Baca juga: Komunitas Salihara sajikan audio drama buah dari kelas menulis lakon