Kelompok Milisi Kurdi Bantah Terlibat Serangan Bom Istanbul

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Turkiye menuduh Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan Milisi Satuan Pertahanan Rakyat (YPG) Kurdi Suriah sebagai dalang atas serangan peledakan di pusat Kota Istanbul Ahad lalu yang memakan enam korban jiwa dan melukai 81 lainnya.

PKK sendiri dianggap Turkiye, Amerika Serikat (AS), dan Uni Eropa sebagai organisasi teror.

Namun tuduhan Turkiye dibantah PKK. Organisasi itu menolak bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Melalui websitenya, PKK menyatakan mereka tidak melakukan serangan yang menargetkan warga sipil.

"Tidak mungkin bagi kami untuk menargetkan warga sipil dengan cara apa pun," jelas PKK, dikutip dari Reuters, Selasa (15/11).

Pihak berwenang Turkiye berhasil menangkap seorang wanita pelaku serangan, yaitu Ahlam Albashir dan orang-orang yang merancang serangan dan pelaku-pelaku lain.

Dalam pengakuannya, Albashir menyatakan dia adalah milisi Kurdi dari PKK. Albashir juga mengaku jika dia memasuki Turkiye secara ilegal dari wilayah Afrin, Suriah.

Albashir mengaku dia menerima perintah serangan itu langsung dari markas organisasinya yang terletak di wilayah Kobani, Suriah.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]