Kelompok Remaja Serang Masjid di Makassar, 6 Orang Ditangkap

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Biringkanaya mengamankan enam remaja yang terlibat penyerangan Masjid Al Mubarrak Jalan GOR Sudiang Makassar, Kelurahan Paccerakkang, Makassar. Penyerangan itu terekam CCTV masjid dan beredar di media sosial (medsos).

Kapolsek Biringkanaya Komisaris Polisi (Kompol) Andi Alimuddin mengatakan, penyerangan Masjid Al Mubarrak Paccerakkang terjadi pada Jumat (15/4) setelah salat Tarawih. Saat itu sejumlah remaja menggunakan sekitar 10 motor tiba-tiba menyerang warga yang ada di lokasi.

"Ada kelompok mengendarai 10 motor tiba-tiba melakukan penyerangan dengan membawa samurai, batu, dan busur," ujarnya kepada wartawan di Mapolsek Biringkanaya, Selasa (19/4).

Tetap Jalani Proses Hukum

Warga langsung melaporkan penyerangan itu ke Polsek Biringkanaya. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV.

"Setelah itu kita telusuri dan selanjutnya berhasil mengamankan dua orang. Kemarin ada 4 orang menyerahkan diri, sehingga jadi 6 orang," tuturnya.

Inisial keenam pelaku yakni: FR (16), NA (17), NB (16), AW (16), SF (16), dan IN (16). Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Mereka memang masih di bawah umur, tetapi proses tetap kita lakukan. Nanti selanjutnya akan kita serahkan ke BAPAS jika selesai pemeriksaan," tegasnya.

Alasan Spontanitas

Alimuddin mengungkapkan motif enam pelaku melakukan penyerangan Masjid Al Mubarrak karena spontanitas. Ia menilai penyerangan itu merupakan kenakalan remaja.

"Hanya spontanitas dia melakukan. Inilah kenakalan, karena biasanya anak-anak kalau jalan bergerombol mau dibilang atau memperlihatkan identitasnya dan tiba-tiba melakukan penyerangan," sebutnya.

Akibat penyerangan itu, satu orang warga mengalami luka akibat terkena lemparan batu. Sementara barang bukti yang diamankan polisi berupa batu yang dilemparkan dan rekaman CCTV.

"Untuk senjata tajamnya tidak kami temukan dan mereka juga tidak mengaku," ungkapnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel