Kelompok Tani Terima Bantuan Alsintan, Pertanian di Kukar Semakin Produktif

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Kutai Kartanegara Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur merupakan salah satu kabupaten yang menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan). Bantuan alsintan tersebut disalurkan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian di Kukar.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, alsintan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjadi ciri pertanian Indonesia yang maju, mandiri dan modern.

"Pertanian Indonesia maju, mandiri dan modern telah memasuki era 4.0 yang ditandai dengan modernisasi alsintan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil meyakini bahwa kehadiran alsintan dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Sebab, menurutnya, berbagai macam jenis dan kegunaan alsintan sangat bermanfaat dalam membantu proses budi daya pertanian.

"Misalnya dalam mengolah lahan, alsintan mampu menghemat waktu dan biaya produksi. Sementara saat panen raya, alsintan mampu meningkatkan produktivitas budidaya petani," kata Ali.

Oleh karena itu, Ali berharap, bantuan alsintan dapat dikelola, dimanfaatkan dan dirawat para petani dengan baik. Ali meminta petani mengoptimalkan dan memaksimalkan penggunaan alsintan dengan baik. Sebab, dengan penerapan mekanisasi pertanian, produksi dan produktivitas pertanian ikut meningkat.

"Pengelolaan dan pemanfaatan alsintan dengan baik juga dapat berdampak pada peningkatan pendapatan petani," ujarnya.

Mekanisasi Pertanian

Digitalisasi dan mekanisasi pertanian merupakan faktor penting pendorong meningkatnya produktivitas pertanian.
Digitalisasi dan mekanisasi pertanian merupakan faktor penting pendorong meningkatnya produktivitas pertanian.

Meningkatnya pendapatan petani, kata dia, diharapkan dapat berdampak pula pada peningkatan kesejahteraan.

"Tidak kalah penting adalah perawatan dan pemeliharaan alsintan. Perawatan sangat penting, karena dapat membuat alsintan berumur panjang dan kinerjanya lebih maksimal," ujar Ali.

Untuk itu, ia menegaskan, optimalisasi alsintan diperlukan sebagai langkah awal dalam upaya meningkatkan pembangunan pertanian Indonesia.

Utamanya, kata dia, untuk mewujudkan ketahanan pangan. Pasalnya, mekanisasi pertanian modern mampu meningkatkan produksi padi pada tahun-tahun mendatang.

“Saya berharap, adanya teknologi tidak akan menurunkan produksi. Gunakanlah alat canggih yang ada supaya produksi bisa meningkat. Hal ini sekaligus meningkatkan ketahanan pangan dan ekspor," ucap Ali.

Alsintan Percepat Budidaya Pertanian

Sementara itu, Direktur Alsintan Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP Kementan Andi Nur Alamsyah mengatakan, alsintan dapat membantu percepatan proses budidaya pertanian.

"Baik itu percepatan olah tanah, percepatan tanam, hingga percepatan panen. Dengan begitu, petani pun bisa meningkatkan Indeks Pertanaman (IP)," jelasnya.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel