Keluar Usai 8 Jam Diperiksa, Ferdy Sambo Percaya Kerja Timsus di Kasus Brigadir J

Merdeka.com - Merdeka.com - Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo merampungkan pemeriksaan sebagai saksi terkait laporan pihak keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat di Bareskrim Polri. Ferdy Sambo menjalani pemeriksaan sekitar 8 jam sejak tiba di gedung Bareskrim Polri pukul 10.00 hingga keluar pukul 17.00 WIB.

Sambo mengaku bahwa menyampaikan peristiwa yang terjadi di rumah dinasnya kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, kepada penyidik dalam pemeriksaannya. Dia menyerahkan kepada tim khusus yang menjelaskan secara gamblang terkait hasil pemeriksaannya tersebut.

"Hari ini saya menyampaikan apa yang saya lihat dan saksikan yang terjadi di rumah dinas di Duren Tiga. Mari sama sama kita percayakan kepada tim khusus yang menjelaskan secara terang benderang. Itu saja yang bisa saya sampaikan selengkapnya silakan tanyakan kepada penyidik," kata Sambo usai keluar dari gedung Bareskrim, Kamis (4/8).

Irjen Ferdy Sambo Diperiksa Perdana di Bareskrim

Irjen Ferdy Sambo perdana muncul ke publik setelah insiden polisi tembak polisi di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dalam kasus itu, Brigadir J tewas ditembak Bharada E yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka.

Ferdy Sambo tiba pukul 10.00 WIB menggunakan Innova berwarna hitam. Sambo dikawal sejumlah anggota polisi.

Kepada wartawan, Sambo mengaku pemeriksaan hari ini untuk keempat kalinya. Sambo mengaku telah diperiksa di Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya.

Berikut penyataan lengkap Ferdy Sambo sebelum menjalani pemeriksaan:

Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik bareskrim polri, pemeriksaan keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jakarta Selatan, Polda Metro dan sekarang keempat di Bareskrim Polri.

Selanjutnya saya juga ingin sampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga.

Saya selaku ciptaan Tuhan minta maaf kepada institusi polri, saya juga sampaikan bela sungkawa meninggalnya Brigadir Yosua semoga keluarga diberi kekuatan, namun terlepas dari apa yang dilakukan kepada istri dan keluarga.

Saya harapkan kepada pihak-pihak untuk bersabar tidak beri asumsi persepsi simpang siur di rumah dinas saya. Saya mohon doa agar istri saya lekas pulih dari trauma dan anak-anak bisa lewati ini semua. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel