Keluarga Ikhlas Makam Siti Fatimah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Merdeka.com - Merdeka.com - Makam Siti Fatimah (31) di Garut korban pembunuhan berantai Wowon cs rencananya akan dibongkar polisi untuk keperluan autopsi pada Selasa mendatang. Atas rencana tersebut, pihak keluarga ikhlas demi terungkapnya kebenaran.

Siti Fatimah diketahui merupakan warga Kampung Sawah Gunung, desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sebelum meninggal, ia diketahui bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW).

Kakak Siti Fatimah, Cucu Supriatna mengaku tidak menyangka penyebab meninggal adiknya akan terungkap setelah dua tahun berlalu. "Karena awal cerita yang saya ketahui adik saya meninggal karena kecelakaan, ternyata dibunuh," katanya.

Oleh karena itu, Cucu mengungkapkan bahwa pihaknya tidak keberatan bila kemudian kepolisian harus membongkar makam adiknya. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kebenaran terkait kematian Siti Fatimah.

"Demi kebenaran, saya ridho, silakan bongkar. Demi mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh Wowon dan komplotannya," ungkapnya.

Sebelum meninggal, dijelaskan Cucu, adiknya memang sudah pergi bekerja sebagai tenaga kerja wanita di Arab Saudi. Setidaknya, di Arab Saudi itu adiknya bekerja selama lima tahun dan selama itu juga Siti Fatimah tidak pernah pulang ke kampung halaman.

Tahun kedua, Siti Fatimah mengabarkan kepadanya akan pulang dan sedang berada di Malaysia. Saat di negeri Jiran itu, adiknya kembali menandatangani kontrak untuk kembali bekerja sebagai tenaga kerja wanita di Arab Saudi.

"Terus ada kabar lagi bahwa sudah di Saudi, terus tiba-tiba saya mendapat kabar bahwa Siti mengalami kecelakaan di Bali, dengan temannya yaitu Mak Noneng," jelasnya.

Cucu mengaku sempat mencari kebenaran atas apa yang menimpa adiknya, termasuk mencari penyebab kematiannya. Ia pun mengaku sempat mendatangi rumah Noneng, namun keterangan yang diterima dari Noneng berbelit.

“Noneng memberikan pengakuan yang berbelit, malah menuduh Siti yang mencoba membunuhnya. Setelah dua tahun berlalu, penyebab meninggalnya adik saya akhirnya terungkap juga,” katanya. [eko]