Keluarga Jelaskan Kronologi Meninggalnya Profesor Azyumardi Azra

Merdeka.com - Merdeka.com - Profesor Azyumardi Azra meninggal dunia karena serangan jantung, akibat keletihan usai mengisi berbagai acara kuliah umum, seminar yang digelar maraton di dalam negeri hingga kegiatan di Malaysia.

Putera sulung almarhum, Rausan Fikr Usada menerangkan, bahwa Azyumardi pergi ke Malaysia tanpa diketahui pihak keluarga termasuk sang istri.

"Kronologinya sewaktu hari kamis beliau baru datang dari Sumbar, setelah seminggu ada acara di Sumbar. mengajar, seminar dan lain-lain. Sewaktu jumatnya sebelum malam, beliau sudah berangkat ke Kuala Lumpur. Tanpa kasih tahu anak-anak, istrinya pun hanya tahu last minute," ungkap Rausan saat ditemui di rumah duka kawasan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Senin (19/9).

Dia menerangkan, bahwa ayahnya itu sempat mengalami sesak napas, hingga diduga mengalami serangan jantung saat berada di dalam pesawat dari perjalanannya menuju Kuala Lumpur.

"Beliau berangkat, ternyata di pesawat sewaktu belum landing, karena masih kecapekan beliau mengalami serangan jantung. Sesak napas, lalu serangan jantung," jelasnya.

Selanjutnya, setelah mendarat di Bandara Kuala Lumpur oleh petugas setempat, Azyumardi kemudian dibawa ke RS setempat dan mendapat perawatan di ruang ICU.

"Dibawa ke ICU, hanya dua hari dirawat di ICU tapi tidak tertolong. (Menurut dokter) keletihan yang berakibat pada serangan jantung," tegas dia.

Kabar tersebut juga membantah kabar kepergian Azyumardi yang sebelumnya dikatakan terkena Covid-19. [cob]