Keluarga: Kepolisian Swiss lanjutkan pencarian anak Ridwan Kamil

Pihak keluarga besar Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang diwakili adiknya kandungnya, Elpi Nazmuzaman menuturkan pencarian anak pertama Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz oleh Kepolisian Swiss dilanjutkan pada Jumat waktu setempat mulai pukul 09.00 WIB.

"Pencairan akan dilanjutkan hari ini, pencairan dilakukan di atas dan di bawah permukaan air (Sungai Aaree, Bern, Swiss)," kata Elpi Nazmuzaman saat menggelar jumpa pers di Gedung Sate Bandung, Jumat.

Baca juga: Pemprov Jabar ajak ASN berdoa untuk keselamatan putra Ridwan Kamil

Sementara itu, Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Pimpinam Pemprov Jawa Barat Akhmad Taufiqurrachman menambahkan pencarian hari kedua putra sulung Gubernur Ridwan Kamil melibatkan Kepolisian Kota Bern dan Tim SAR Bern, Swiss.

Pencarian hari kedua ini, kata Akhmad Taufikqurrachman, dilakukan dari jam 9 pagi waktu setempat hingga selesai.

Baca juga: Hubinter Mabes Polri bantu cari anak Ridwan Kamil

"Sebelumnya atau pada pencarian hari pertama dilakukan sepanjang pukul 10.00 hingga 15.00 WIB waktu setempat atau Swiss," kata dia.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mengajak kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jabar untuk memanjatkan doa bagi putra pertama Gubernur Jabar M Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz.

Baca juga: KBRI upayakan pencarian putra Ridwan Kamil yang hilang di sungai Swiss

Emmeril Kahn Mumtadz atau biasa dipanggil Eril dikabarkan hilang di Swiss, saat sedang berenang di Sungai Aaree, Bern, Swiss bersama adik dan kawannya pada 26 Mei 2022.

Ajakan tersebut tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor : 972/KB.03.03/Sekre, Jumat, 27 Mei 2022 yang ditandatangani oleh Kepala BKD Provinsi Jawa Barat Yerry Yanuar.

Doa bersama untuk Eril juga dilakukan di Masjid Al-Muttaqin (Gedung Sate) seusai Shalat Jumat dipimpin oleh seorang ustadz.

Baca juga: Putra pertama Ridwan Kamil dikabarkan hilang di Swiss

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel