Keluarga Kru Nanggala 402 Asal Grobogan, Kopda Maryono Berharap Mukjizat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Grobogan - Kabar duka tenggelamnya KRI Naggala 402 bersama seluruh kru masih menyelimuti Indonesia. Meski Panglima TNI sudah mengumumkan seluruh kru gugur, tak urung masih ada harapan mukjizat selamatnya para prajurit pilihan yang berada di kapal yang telah 40 tahun beroperasi itu.

Salah satunya, dari keluarga kru KRI Nanggala 402 asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Rasa sedih bercampur harapan diungkapkan keluarga Kopda Maryono, salah satu awak KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Bali.

Seperti dituturkan Yesika Wulandari, keponakan Kopda Maryono saat didatangi wartawan, Minggu (25/4/2021).

Pihak keluarga tidak kuat menemui wartawan. Melalui Yesika, kerabat Kopda Maryono, keluarga membenarkan salah satu anggota TNI AL yang bertugas di KRI Nanggala merupakan keluarga mereka, yakni paman Yesika.

Sambil terus memegangi foto Kopda Maryono, Yesika menceritakan pamannya sempat pulang ke rumah di Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan.

"Dua minggu lalu, sebelum latihan beliau sama istrinya pulang ke sini, untuk sungkem ke ibunya. Lalu, sempat nyekar ke makam ayahnya," kata Yesika, menjelaskan.

Usia sungkem dan nyekar, Kopda Maryono dan keluarganya, langsung bertolak pulang karena akan tugas latih dengan kru KRI Nanggala 402 lainnya.

"Beliau orangnya baik dan bijaksana. Suka memberikan nasihat dan motivasi untuk saudara-saudara yang tinggal di desa," Yesika mengenang.

Sosok yang Sangat Sayang kepada Keluarga

Kondisi rumah ibu Kopda Maryono masih sepi paska keluarga ke Surabaya menunggu info pencarian KRI Nanggala 402. (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)
Kondisi rumah ibu Kopda Maryono masih sepi paska keluarga ke Surabaya menunggu info pencarian KRI Nanggala 402. (Foto: Liputan6.com/Felek Wahyu)

Usai keterangan dari Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Minggu (25/4/2021) sore, yang menyatakan 53 personel KRI Nanggala telah gugur pihak keluarga masih berharap Kopda Maryono bersama awak KRI Nanggala yang lain bisa ditemukan.

Karenanya, saat ini keluarga masih menunggu kabar dari kakak kandung Maryono dan Supriyati, ibu Maryono yang bertolak ke Surabaya untuk mencari kepastian tentang 53 awak KRI Nanggala yang sebelumnya dinyatakan subsunk.

Hal itu dinyatakan Amin Wahyudi, kerabat Kopda Maryono. Sambil terus memandang foto Kopda Maryono. Amin mengharapkan awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Bali ini segera ditemukan.

"Harapan kami, semoga ditemukan," jelas Amin.

Kopda Maryono menikah dengan Septi Dwi Astuti dan dikaruniai dua anak bernama Osario (6) dan Nicolas (5). Dari keterangan Yesika, Kopda Maryono menjadi anggota TNI AL selama sepuluh tahun.

Selain dikenal baik, Yesika menuturkan Kopda Maryono memang menjadi tulang punggung keluarga. Mereka tidak menyangka jika orang yang sangat sayang dan perhatian pada keluarganya ini menjadi salah satu awak KRI Nanggala yang mengalami musibah tenggelam di Perairan Bali.

"Tidak menyangka sama sekali. Namun, kami pihak keluarga terus berdoa dan berharap agar segera ditemukan," pungkasnya.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: