Keluarga Minta Sejarah Kelahiran Bung Karno Diluruskan

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga Bung Karno meminta agar sejarah diluruskan terkait dengan tempat lahir sang proklamator tersebut yang selama ini salah dituliskan.

Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra, putra bungsu Bung Karno mengatakan bahwa buku-buku yang selama ini menuliskan tempat lahir Bung Karno adalah di Blitar, bukan di Surabaya.

"Tepat 112 tahun, kala itu 6 Juni di Surabaya. Saya ingat Bung Karno lahir di Surabaya. Di buku  Bung Karno lahir di Blitar, mohon ini dikoreksi, tolong luruskan sejarah ini, Bung Karno lahir di Surabaya," ujar Guruh saat memberikan sambutan pada peringatan hari lahir 112 Tahun Bung Karno, di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (6/6/2013).

Bung Karno adalah presiden pertama Indonesia yang berduet dengan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden awal-awal kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan catatan wikipedia, Bung Karno dilahirkan pada 6 Juni 1901 di Blitar, Jawa Timur, Hindia Belanda. Bung Karno meninggal di Jakarta pada 21 Juni 1970 (umur 69 tahun).

Baca Juga:

  • Mahfud: Kita tak Mungkin Seperti Sekarang tanpa Soekarno
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.