Keluarga miskin di Jakarta Pusat ikut pelatihan ekonomi produktif

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat melalui Suku Dinas Sosial menggelar pelatihan usaha ekonomi produktif bagi keluarga miskin non-Program Keluarga Harapan (PKH) se-Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat pada Senin.

Baca juga: 3.796 warga Jakarta Barat daftar pelatihan usaha pada 2022

”Hari ini kita membuka acara pelatihan bagi kelompok (masyarakat) sasaran non-PKH yang diinisiasi oleh Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar kita bagaimana mengentaskan kemiskinan khususnya yang ada di Jakarta Pusat melalui kegiatan pelatihan masyarakat,” ujar Dhany.

Dhany mengatakan bahwa sasaran dari kegiatan ini, antara lain masyarakat yang tergabung pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

”Kalau hari ini kita melakukan pelatihan, mungkin setelah pelatihan kita akan melihat potensi-potensi yang bagus kemudian kita masukan dalam program Jakpreuneur," ujar Dhany.

Selanjutnya, Pemkot Jakarta Pusat membuka akses pelatihan yang mengarah terhadap pengembangan wirausaha, modal, akses usaha, dan informasi perizinan.

Baca juga: Pemkot Jakbar bantu peserta pelatihan usaha dapatkan modal

Dhany berharap pelatihan ini menjadi peluang untuk kita bangkit bersama setelah terpuruk karena pandemi COVID-19 selama dua tahun.

Dalam acara yang sama, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Sosial Kota Administrasi Jakarta Pusat Abdul Salam​ menjelaskan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk bimbingan sosial dan praktek pelatihan tata boga.

"Peserta kegiatan ini yang terdaftar dalam DTKS sebanyak 150 peserta dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat, yang dibagi ke dalam empat tim atau kelompok," ungkap Abdul Salam.

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan ini Desi mengungkapkan rasa senang akan adanya kegiatan ini dan berharap berkelanjutan.

"Sangat positif sekali ya terutama untuk ibu-ibu, pedagang-pedagang kecil, jadi supaya bisa mengembangkan usahanya lagi. Mendapat ilmu yang lebih baik ke depannya semoga bisa menjadi kegiatan rutin," ucap Desi yang berasal dari Sawah Besar.

Baca juga: Pemkot Jakbar latih warga promosikan hasil usaha via digital

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel