Keluarga Ungkap Tubuh Brigadir J Banyak Memar, Sayatan & Bekas Tembakan di Dada

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah kejanggalan diungkap keluarga mendiang Brigadir J atau Brigadir Yosua. Brigadir J tewas setelah terlibat baku tembak dengan rekannya Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Salah seorang keluarga, Rohani Simanjuntak mengungkap adanya luka lebam atau memar di jasad Brigadir Yoshua.

"Kalau kami itu keterangan dari Mabes Polri itu Bapak Leonard Simatupang kan dibilangnya adanya tembak-menembak. Jadi kami merasa kurang puas begitu," tutur Rohani Simanjuntak berdasarkan video yang dikutip, Selasa (12/7).

Rohani menyampaikan, awalnya pada Minggu 10 Juli 2022, keluarga melihat adanya darah segar yang merembes melalui jari kelingking jasad Brigadir J atau Yoshua. Sebab itu, keluarga berinisiatif untuk membuka pakaian jenazah tersebut.

"Cuma celananya enggak kami buka sih. Yang kami buka bajunya, kaus kakinya, ternyata di sana ada luka-luka sama biru memar di bagian perutnya. Terus di matanya ini ada kayak luka sayatan ini, terus di bibirnya juga, di hidungnya ada jahitan. Terus di dada sebelah kanan itu ada tembakan dua, di leher satu. Tapi yang lebih besar lubang tembakannya di dada sebelah kanan," jelas dia.

Menurut Rohani, luka tembakan juga terlihat di tangan sebelah kiri. Adapun jari kelingking dan jari manis tangan kiri Brigadir J atau Yoshua tampak patah.

"Terus luka di kaki sebelah kanan ada juga. Jadi kalau dugaan dari sana itu ada tembak-menembak. Kalau ada tembak menembak nggak mungkin sampai ada luka-luka memar, luka di kaki seperti benda tajam," kata Rohani.

Reporter: Nanda Perdana/Liputan6.com [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel