Keluarkan Maklumat, MUI Makassar Anggap Ajaran Hakikinya Hakiki Merusak Akidah Islam

Merdeka.com - Merdeka.com - Munculnya kelompok ajaran Hakikinya Hakiki di Kota Makassar menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI Kota Makassar mengeluarkan maklumat Nomor: Maklumat-01/MUI.MKS/XII/2022 tentang Ajaran Hakikinya Hakiki.

Sekretaris MUI Sulawesi Selatan, KH Muammar Bakry mengatakan munculnya kelompok ajaran Hakikinya Hakiki di Kota Makassar perlu direspons cepat. Ia mengapresiasi MUI Makassar yang mengeluarkan maklumat terkait kelompok ajaran Hakikinya Hakiki yang dianggap sesat.

"Maklumat ini sifatnya rekomendasi kepada yang berwenang untuk melakukan pembinaan hingga penindakan jika dibutuhkan. Selain itu, dengan maklumat ini diharapkan ada pencegahan yang maksimal agar warga tidak mudah terpengaruh dengan ajaran yang merusak Akidah Islam," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Minggu (1/1).

10 Poin MUI

Bakry menyebut maklumat yang dikeluarkan oleh MUI Sulsel berisikan 10 poin bagi suatu ideologi yang dianggap merusak orisinilitas agama Islam. Ia mengaku 10 poin maklumat MUI Makassar tersebut sudah sesuai dengan Rakernas MUI Tahun 2007.

"MUI Makassar mencermati aliran Hakikinya Hakiki sudah meresahkan umat Islam di Kota Makassar. MUI Makassar melihat ada beberapa poin kesesatan pada ajaran aliran Hakikinya Hakiki," kata dia.

Ia memaparkan kesesatan ajaran aliran Hakikinya Hakiki yakni menjamin kepada pengikutnya masuk surga oleh Karaengnya. Selain itu, aliran Hakikinya Hakiki menyalahi rukun iman yang ditetapkan Alquran dalam surah Annisa ayat 59.

Mengaku Pernah Bertemu Allah

"Pimpinan aliran ini mengaku pernah bertemu dengan Allah ta’ala. Tak hanya itu, aliran ini mengaku ibadah haji bisa diperoleh dari gurunya tanpa melakukan ibadah haji di Makkah," kata dia.

Tak hanya itu, niat salat aliran Hakikinya Hakiki bertentangan ajaran Islam yang disepakati oleh jumhur ulama. Dalam maklumat tersebut juga diharapkan kepada pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan pembinaan.

"Berdasarkan poin-poin yang disebutkan di atas, MUI Kota Makassar menyatakan kesesatan aliran Hakikinya Hakiki," ucapnya. [lia]