Keluhan Skateboarder, Karantina COVID-19 Olimpiade Tokyo Tak Manusiawi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Skateboarder asal Belanda yang mentas di Olimpiade Tokyo 2020, Candy Jacobs mengeluh. Sebab, dia harus menjalani karantina COVID-19 di hotel tapi perlakuannya tidak manusiawi.

Candy dikeluarkan dari perkampungan atlet Olimpiade Tokyo 2020 sepekan lalu. Sebabnya, dia dinyatakan positif COVID-19.

Aturan panitia penyelenggara, mereka yang dinyatakan positif akan dikarantina di hotel. Tapi perlakuan yang didapatkan dalam periode itu sangat tidak diterima oleh Candy.

"Tidak mendapatkan udara dari luar sangatlah tidak manusiawi," ujar Candy dalam video yang diunggh di Instagram.

Keluhan ini dia publikasikan setelah sempat menolak dipindahkan kamar di hari ketujuh karantina. Sebabnya, jendela kamar yang disediakan tidak bisa dibuka.

Setelah lebih dari tujuh jam bernegosiasi, akhirnya pejabat Olimpiade Tokyo 2020 setuju Candy berdiri di jendela yang terbuka. Tapi di bawah pengawasan, dan cuma 15 menit setiap harinya.

"Menghirup udara luar untuk pertama kalinya dalah momen paling menyedihkan sekaligus terbaik dalam hidup saya," imbuhnya.

Skatboarder berusia 31 tahun itu akhirnya harus melewatkan perlombaan yang mestinya diikuti karena positif COVID-19. Kini hiburannya cuma menonton televisi guna mengisi waktu luang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel