Kemacetan Menggila di Jalan Ampera dan Kemang

TEMPO.CO, Jakarta - Kemacetan total di Jakarta sudah mulai dirasakan. Para pengendara, khususnya pengendara kendaraan roda empat, harus mengurut dada jika mereka saat ini berada di Jalan Cilandak KKO, Ampera, sampai Kemang. Pasalnya, sepanjang jalan ini mobil hanya bisa merambat pelan dengan jarak antar-mobil tak lebih dari 1 meter, Rabu, 10 April 2013.

Beberapa pengendara yang ditemui tidak tahu ada kejadian apa sehingga arus kendaraan hampir tidak bergerak sama sekali. "Saya dari Ciganjur sudah satu jam baru sampai sini (perempatan Trakkindo-Jakarta Selatan)," ujar Joko, 35 tahun. Dia mengatakan, biasanya tak lebih dari setengah jam dia sudah bisa masuk pintu Tol Cilandak.

Kepadatan kendaraan juga terjadi di Ampera dan Jeruk Purut. Biasanya jalan ini terasa padat pada pukul 9.00-12.00 ketika Hari Jumat karena ada sidang untuk pelanggaran lalu lintas. Namun, pada hari ini, jauh lebih berat untuk menekan pedal gas dibandingkan hari Jumat. Bahkan, motor pun susah beringsut karena dari arah selatan maupun utara, kendaraan roda empat mendominasi jalanan.

Pengendara motor, Sandi, 20 tahun, memilih berhenti di dekat halte depan Institut Pemerintahan untuk beristirahat. Dia berangkat dari Depok menuju Blok M. "Saya biasanya lewat sini dan tidak pernah mengalami kemacetan parah seperti ini," kata mahasiswa universitas swasta di Jakarta ini.

Sandi mengatakan sudah merasakan kemacetan sejak dari jalan TB Simatupang. meski biasanya juga macet. Menurutnya, kemacetan saat ini benar-benar luar biasa. "Mendingan hindari jalan Ampera deh, kalau tahu macetnya seperti ini."

Beberapa polisi lalu lintas memang terlihat di perempatan Cilandak, perempatan Kemang-Antasari, namun kemacetan juga tidak terurai.

ANTO

Topik terhangat:

Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Berita lainnya:

Tengok Cuitan Anas Urbaningrum Soal SMS

Mantan Pangdam IV: Komnas HAM Jangan Didengar

SBY: 1.000 Persen Ibu Ani Tak Terlibat Hambalang

Dirut MRT Irit Bicara, Ahok: Bagus Dong!

'SBY Tak Percaya Orang Lain Selain Dirinya Sendiri'

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.