'Kemacetan Saat Mudik Tak Bisa Dihindari, Namun Harus Dikendalikan'

Merdeka.com - Merdeka.com - Setelah 2 tahun pemerintah melarang mudik Lebaran, tahun ini sebagian masyarakat menjalani tradisi pulang kampung. Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno menilai kemacetan di saat mudik dan balik lebaran tidak bisa dihindari.

Namun yang terpenting, kemacetan tersebut dapat dikendalikan. Sehingga tidak sampai kendaraan berhenti total di jalan, namun tetap jalan dalam kecepatan rendah.

"Kemacetan itu tidak bisa dihindari, tapi yang penting kemacetannya bisa dikendalikan," kata Djoko kepada wartawan, Jakarta, Minggu (8/5).

Djoko mengatakan, manajemen prioritas, waktu dan pemberian informasi terkini mutlak dilakukan untuk memperlancar saat arus mudik dan balik lebaran. Volume kendaraan arus mudik dan balik tidak jauh berbeda, namun durasi arus balik lebih lama ketimbang arus mudik.

"Arus mudik lebih melandai, ditambah lagi ada tradisi lebaran ketupat di pantai utara Jawa dan peregangan masuk kerja dan sekolah," katanya.

Dia menilai berbagai strategi yang disiapkan pemerintah untuk antisipasi kemacetan berjalan dengan optimal. Rekayasa lalu lintas yang dilakukan di jalan Tol Trans Jawa yang disebut sukses yakni ganjil genap, arus searah (one way) dan arus berlawanan arah (contra flow).

Selain itu, sebelum terhubung jalan Tol Trans Sumatera, waktu perjalanan di kala mudik untuk mencapai wilayah perbatasan Jatim-Jateng kisaran 30-35 jam. Sekarang, setelah terhubung lama perjalanan kisaran 12-15 jam. Rekayasa lalu lintas di jalan arteri secara penuh, seperti pantura sulit untuk dilakukan.

"Jadi wajar durasi lama perjalanan saat mudik sulit dikendalikan," katanya.

Hanya saja, penumpukan kendaraan di rest area masih menyebabkan kemacetan di masa arus mudik maupun arus balik. Pemisahan zona parkir dan zona aktivitas perlu dilakukan, supaya arus kendaraan di dalam rest area lebih lancar.

"Rest area masih menjadi momok kemacetan lalu lintas masa arus mudik dan balik lebaran," kata dia.

Selain itu ada juga perilaku pemudik yang bisa menjadi penyebab kemacetan lalu lintas di jalan tol. Misalnya beristirahat di bahu jalan tol, berkendara zig zag hingga saldo uang elektronik tidak mencukupi. Adapun penyebab lainnya yakni penyempitan ruas jalan (bottleneck), melintas jalur tanpa kendali petugas Polisi Lalu Lintas, kecelakaan lalu lintas. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel