Kemal Palevi Senggol Ketua KPI, Ngaku Peduli dengan Kesehatannya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kemal Palevi menyoroti kasus yang menjadi viral di internal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Komika yang juga aktor ini pun terkesan gerah dengan para pengurus lembaga tersebut.

Tak banyak basa-basi, Kemal Palevi langsung menyenggol ketua KPI, Agung Suprio. Ia berharap agar KPI ke depannya bisa ditangani lebih baik dari kondisi sekarang.

Mengintip akun Twitter pribadi Kemal Palevi, menyoroti sikap ketua KPI yang dinilai olehnya mengkhawatirkan. Bahkan, Kemal meminta Agung Suprio meletakkan jabatannya.

Mengkhawatirkan

Kemal Palevi dari komika menjadi sutradara. (Instagram/kemalpalevi)
Kemal Palevi dari komika menjadi sutradara. (Instagram/kemalpalevi)

Yang terhormat, Bapak Ketua KPI, sehat? Dari balasan Bapak di kolom komentar Instagram, dan dari berita yang akhir-akhir ini saya baca, kok kayak mengkhawatirkan ya? Kalau lagi nggak sehat, mending mundur atuh pak,” tulis Kemal Palevi, Jumat (10/9/2021).

Peduli Kesehatan

Unggahan Kemal Palevi soal KPI. (Twitter @kemalpalevi)
Unggahan Kemal Palevi soal KPI. (Twitter @kemalpalevi)

Bersama unggahan tersebut, Kemal pun menyindir halus dengan mengatakan bahwa ia peduli dengan kesehatan Ketua KPI. Selanjutnya, ia berharap kasus internal lembaga tersebut segera diselesaikan.

Bukannya gimana-gimana Pak, cuma saya itu peduli aja sama kesehatan Bapak. Tolong diselesaikan sesegera mungkin ya kasus pelecehan ini @kpipusat,” ujar Kemal Palevi.

Sempat Bahas Kontroversi Lain

Kemal Palevi. (Foto: Instagram @kemalpalevi)
Kemal Palevi. (Foto: Instagram @kemalpalevi)

Kemal juga sebelumnya mengungkapkan keresahannya dengan kontroversi perayaan kebebasan Saipul Jamil di televisi.

Apa cuma di Indonesia, mau sekontroversi apapun orangnya, udah masaku penjara kek, dihujat se-Indonesia, selalu habis masalahnya kelar, kayak gak ada apa2 gitu?” tanya Kemal Palevi di Twitter.

Menyayangkan

Ia juga menyayangkan masih banyaknya yang mendukung eksistensi Saipul muncul di media massa.

Tau2 udah syuting TV lagi. Tau2 udah ngeyoutube lagi, dan pengemarnya tetap banyak. Iya bener, Tuhan aja maha pemaaf. Tapi kapan jeranya c*k?” ia bertanya lagi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel