Kemanggisan, Kedoya, dan Tanjung Duren Masih Mati Lampu Dampak Kebakaran Gardu Kebon Jeruk

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) menyatakan 29 lokasi sudah kembali menyala pada Kamis (7/10/2021), pukul 10.30 WIB setelah sebelumnya telah terjadi pemadaman. PLN melakukan pemadaman listrik karena adanya kebakaran di Gardu Induk Kebon Jeruk.

PLN masih berupaya maksimal untuk menormalkan seluruh aliran listrik yang terdampak padam. Sejak padam pukul 07.18 WIB, listrik secara bertahap dipulihkan dengan memindahkan ke jalur lain.

"Kami gerak cepat untuk menormalkan aliran listrik, pukul 08.50 WIB sudah mulai nyala di sebagian wilayah. Dalam 3-4 jam lagi sejak 10.30 WIB kami harap semua lokasi padam sudah normal," kata Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN UID Jakarta Raya.

Adapun lokasi yang masih terdampak padam yaitu sebagian Kemanggisan, Kedoya, dan Tanjung Duren.

Untuk informasi terkait gangguan listrik, masyarakat bisa menggunakan aplikasi PLN Mobile dan menghubungi Contact Center 123.

Kebakaran Melanda Gardu PLN di Kebon Jeruk Jakarta Barat

Gardu listrik milik PLN di Jalan Gili Sampeng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat terbakar pada Kamis (7/10/2021). (Foto: tangkapan layar video dari Humas Damkar DKI Jakarta)
Gardu listrik milik PLN di Jalan Gili Sampeng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat terbakar pada Kamis (7/10/2021). (Foto: tangkapan layar video dari Humas Damkar DKI Jakarta)

Kebakaran melanda gardu listrik milik PLN di Jalan Gili Sampeng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis pagi (7/10/2021). Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Humas Damkar DKI Jakarta Mulat Wijayanto menerangkan, seorang warga melaporkan kepada Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat pada 07.20 WIB

"Objek yang terbakar gardu PLN," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (7/10/2021).

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku memadamkan api yang melanda gardu PLN itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel