Kemarin, BBM nonsubsidi turun hingga kerugian dari perubahan iklim

Terdapat sejumlah berita penting dan menarik bidang ekonomi pada Rabu (31/8) kemarin yang informasinya masih layak untuk disimak pada pagi hari ini diantaranya harga BBM Pertamina nonsubsidi turun hingga kerugian akibat perubahan iklim yang dapat mencapai 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2050.

Berikut berita-berita yang bisa disimak:

1. Pertamina turunkan harga BBM nonsubsidi per 1 September 2022

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga bahan bakar minyak nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Selengkapnya di sini

2. Cipta Karya ajukan tambahan anggaran dukungan IKN 2023 Rp10,38 triliun

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajukan tambahan anggaran untuk dukungan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada tahun depan sebesar Rp10,38 triliun.

Selengkapnya di sini

3. Jokowi yakin pertumbuhan dan inflasi Indonesia lebih baik dari AS

Presiden Joko Widodo meyakini tingkat pertumbuhan ekonomi dan inflasi di Indonesia di tengah ketidakpastian global sekarang ini masih lebih baik dari Amerika Serikat.

Selengkapnya di sini

4. BI: Kerugian Indonesia akibat iklim bisa capai 40 persen PDB di 2050

Asisten Direktur Departemen Makropudensial Bank Indonesia Heru Rahadyan mengatakan kerugian Indonesia yang diakibatkan oleh perubahan iklim dapat mencapai 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2050.

Selengkapnya di sini


5. G20 RI kumpulkan 1,3 miliar dolar AS Dana Perantara Keuangan

Presidensi G20 Indonesia telah berhasil mengumpulkan 1,3 miliar dolar AS yang merupakan Dana Perantara Keuangan atau Financial Intermediary Fund (FIF) dari berbagai negara pendonor.

Selengkapnya di sini


Baca juga: Kemarin, subsidi BBM membengkak hingga Bandara Halim beroperasi lagi
Baca juga: Kemarin, pembangunan IKN dimulai hingga bansos pengalihan subsidi BBM
Baca juga: Kemarin, rasio utang RI turun hingga harga telur