Kemarin, Beasiswa Indonesia Maju sampai penularan hepatitis akut

Terdapat beberapa topik pemberitaan humaniora yang mendapatkan perhatian pembaca pada Rabu kemarin (11/5) seperti terkait Beasiswa Indonesia Maju, hepatitis akut dan surat keputusan bersama (SKB) tentang pembelajaran tatap muka.

Terdapat pula berita berita mengenai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang mengatakan bahwa kebudayaan daerah merupakan fondasi bagi negara maju dan cakupan vaksinasi massal untuk campak di Kalimantan Utara yang masih di bawah capaian nasional.

Berikut beberapa berita humaniora kemarin yang masih menarik disimak hari ini:

Pemerintah dorong siswa berprestasi ikut Beasiswa Indonesia Maju

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong agar siswa berprestasi baik di bidang akademik dan non-akademik untuk mengikuti program Beasiswa Indonesia Maju.

SKB empat menteri terbaru atur PTM 100 persen

Pemerintah lewat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri telah menerbitkan SKB terbaru mengenai pembelajaran tatap muka 100 persen pada masa pandemi COVID-19.

Menteri BUMN: Kebudayaan fondasi negara maju

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kebudayaan daerah merupakan salah satu fondasi bagi negara maju, sehingga budaya asli negara harus dipertahankan.

Cakupan vaksinasi campak di Kaltara di bawah target nasional

Cakupan vaksinasi massal untuk campak dan rubella di Kalimantan Utara masih berada di bawah capaian nasional, yakni sebesar 75 persen dibandingkan rata-rata nasional sekitar 90 persen.

Orang dewasa berpotensi tertular hepatitis akut

Kepala Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta, Titi Sundari, mengingatkan bahwa hepatitis akut tidak hanya berpotensi menular ke anak-anak tetapi juga bisa terjadi ke orang dewasa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel