Kemarin, Ekosistem kendaraan listrik hingga pemulihan penerbangan

Terdapat sejumlah berita penting dan menarik bidang ekonomi pada hari kemarin yang informasinya masih layak disimak pada pagi ini. Mulai dari Presiden Jokowi yang ingin membangun ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir, hingga AP II dan IATA gelar pertemuan membahas pemulihan sektor penerbangan global.

Presiden ingin bangun ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah ingin membangun ekosistem kendaraan listrik berskala besar yang mencakup sektor hulu hingga hilir.

Baca informasi lengkapnya di sini

Presiden yakin RI produsen utama barang berbasis nikel di pasar global
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini Indonesia akan menjadi negara produsen utama barang berbasis nikel di pasar global.

Baca berita lengkapnya di sini


PUPR bangun 10 menara rusun untuk pekerja kawasan industri Batang
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 10 menara (tower) rumah susun (rusun) untuk tempat tinggal alternatif para pekerja di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Provinsi Jawa Tengah.

Baca informasi lengkapnya di sini

Komisi VI DPR minta pemerintah tak menaikkan tarif masuk ke Borobudur
Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty meminta pemerintah untuk tidak menaikkan tarif masuk ke Candi Borobudur di Jawa Tengah lantaran sektor ekonomi dan pariwisata masih dalam proses pemulihan pasca hambatan pandemi selama dua tahun.

Baca berita lengkapnya di sini


AP II dan IATA gelar pertemuan membahas pemulihan sektor penerbangan

PT Angkasa Pura II (Persero) dan International Air Transport Association (IATA) yang menaungi 290 maskapai di seluruh dunia, melakukan pertemuan resmi membahas pemulihan sektor penerbangan global sejalan dengan membaiknya penanganan pandemi COVID-19 di dunia, Rabu.

Baca informasi lengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel