Kemarin,G20 minta solusi soal Ukraina hingga KAI tambah kereta Lebaran

·Bacaan 1 menit

Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Kamis (21/4) mulai dari G20 berharap Presidensi RI lahirkan solusi atas konflik Ukraina hingga KAI tambah 92 perjalanan kereta untuk layani Angkutan Lebaran 2022

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. G20 berharap Presidensi RI lahirkan solusi atas konflik Ukraina

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (FMCBG) G20 ke-2 berharap Presidensi G20 Indonesia melahirkan solusi atas konflik antara Rusia dan Ukraina.

Berita selengkapnya klik

2. Kemenkeu: Indikasi alokasi dana IKN di tahun 2023 capai Rp30 triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat indikasi alokasi dana Ibu Kota Negara (IKN) di tahun 2023 mencapai Rp27 triliun sampai Rp30 triliun, yang akan berfokus pada pembangunan konstruksi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) tahap pertama.

Berita selengkapnya klik

3. Menteri Airlangga: Pemerintah siapkan KUR Rp283 triliun untuk UMKM

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah sudah menyiapkan program kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp283 triliun agar bisa dimanfaatkan dengan baik untuk membantu permodalan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sehingga bisa berkembang.

Berita selengkapnya klik

4. KAI tambah 92 perjalanan kereta untuk layani Angkutan Lebaran 2022

PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menambah perjalanan kereta api untuk melayani masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2022.

Berita selengkapnya klik

5. Penumpang bus AKAP asal Bekasi mulai melonjak

Penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) asal titik keberangkatan di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mulai mengalami lonjakan menjelang musim mudik Lebaran tahun ini.

Berita selengkapnya klik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel