Kemarin, gempa di Cianjur hingga pasar kerja untuk disabilitas

Sejumlah berita dari kanal Humaniora ANTARA menjadi perhatian pembaca pada Senin (21/11), diantaranya kejadian gempa bumi yang melanda barat daya Cianjur, hingga G20 dorong pasar kerja inklusif untuk disabilitas.

Selengkapnya dapat anda simak dalam tautan berikut:

Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda barat daya Cianjur

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin pukul 13.21 WIB.

Jokowi perintahkan Menteri PUPR tinjau dampak gempa di Cianjur

Presiden RI Joko Widodo memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk meninjau langsung dampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja dalam keterangannya diterima di Jakarta menyebutkan Menteri Basuki tiba di salah satu wilayah terdampak gempa, yakni Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Senin malam sekitar pukul 21.45 WIB.

BNPB: Korban meninggal akibat gempa Cianjur bertambah jadi 62 jiwa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada pukul 12.31 WIB mengalami kenaikan menjadi 62 jiwa.

“Data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (21/11) sampai dengan pukul 19.34 WIB mencatat 62 orang meninggal dunia,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Bengkulu miliki 7297 megawatt energi terbarukan

Kanopi Hijau Indonesia menyebutkan bahwa Pulau Sumatera memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah dan Provinsi Bengkulu memiliki 7.297 megawatt energi terbarukan dari matahari, angin dan air.

"Berdasarkan data dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bengkulu memiliki 7.297 Megawatt energi terbarukan," kata Ketua Kanopi Bengkulu Ali Akbar di Kota Bengkulu, Senin.

Menaker: G20 dorong pasar kerja inklusif Indonesia untuk disabilitas

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengatakan momentum dan hasil Presidensi G20 Indonesia dapat mendorong pasar tenaga kerja inklusif, salah satunya dengan dunia usaha semakin meningkatkan penempatan tenaga kerja disabilitas.

"Isu disabilitas saat ini tidak hanya merupakan isu nasional, namun juga menjadi isu internasional dan sebagai cross cutting issue. Isu ini menjadi salah satu isu prioritas pada G20 Presidensi Indonesia Tahun 2022," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat Pemberian Penghargaan Nasional kepada Perusahaan dan BUMN yang Mempekerjakan Disabilitas di Jakarta, Senin.