Kemarin, jangan politisasi agama hingga TNI dukung misi perdamaian PBB

Selama Senin (21/11), berbagai peristiwa politik telah diberitakan Kantor Berita ANTARA, mulai Presiden Joko Widodo mengingatkan capres-cawapres 2024 jangan politisasi agama hingga TNI berusaha maksimal dukung misa perdamaian PBB.

Berikut rangkuman berita politik kemarin yang layak disimak pagi ini.

1. Jokowi ingatkan para capres-cawapres 2024 jangan politisasi agama

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para bakal calon presiden dan calon wakil presiden untuk tidak melakukan politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menjelang Pemilu 2024.

Selengkapnya di sini

2. Pendekar Indonesia: Dibutuhkan calon presiden paham geopolitik

Ketua Relawan Pendekar Indonesia Hendrawan Saragi menyebutkan untuk kepemimpinan periode 2024-2029 dibutuhkan calon presiden yang memahami geopolitik.

Selengkapnya di sini

3. Wapres: Tak ada orang miskin Indonesia bila zakat Baznas capai target

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut tidak akan ada lagi penduduk yang masuk kategori miskin di Indonesia bila pengumpulan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sesuai target.

Selengkapnya di sini

4. Zulhas: Persahabatan Presiden Jokowi-MBZ berdampak baik ke perdagangan

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan hubungan persahabatan Presiden Jokowi dan Presiden UEA Sheikh Mohamed Bin Zayed berdampak baik untuk perdagangan.

Selengkapnya di sini

5. Panglima: TNI berusaha maksimal dukung misi perdamaian PBB

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin dengan seluruh kemampuan yang dimiliki oleh Indonesia untuk mendukung seluruh misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selengkapnya di sini