Kemarin, jarak tembakan hingga bukti tambahan kematian Brigadir J

Beragam peristiwa bidang hukum terjadi di Indonesia pada Senin (1/8), mulai dari Timsus dalami jarak tembakan di TKP polisi tembak polisi hingga Komnas HAM temukan bukti tambahan terkait kematian Brigadir J. Berikut sajian berita bidang hukum yang dirangkum LKBN ANTARA.

1. Timsus dalami jarak tembakan di TKP polisi tembak polisi
Tim khusus (Timsus) Polri melakukan pendalaman uji balistik di tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa baku tembak antaranggota Polri di rumah Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin.

Selengkapnya baca di sini

2. KPK dalami adanya subkontraktor fiktif dalam kasus PT Amarta Karya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan adanya subkontraktor fiktif bentukan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pada PT Amarta Karya pada tahun 2018—2020.

Selengkapnya baca di sini

3. Kejagung: Kasus korupsi ekspor CPO minyak goreng segera disidangkan
Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melimpahkan tahap II (tersangka dan barang bukti) perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin fasilitas ekspor minyak sawit mentah atau "crude palm oil" (CPO) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Senin.

Selengkapnya baca di sini

4. Kepala BP2MI: PMI di Kamboja diduga korban penipuan
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan puluhan pekerja migran yang disekap di Kamboja diduga korban penipuan promosi melalui media sosial.

Selengkapnya baca di sini

5. Komnas HAM temukan bukti tambahan terkait kematian Brigadir J
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengatakan mendapatkan bukti tambahan berupa hasil tes usap PCR yang dilakukan di rumah pribadi Irjen Polisi Ferdy Sambo terkait kematian Brigadir J.

Selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel