Kemarin, kasus Brigadir J hingga KPK setor Rp800 juta ke kas negara

Ragam peristiwa hukum yang terjadi pada Jumat (15/7) yang masih layak dan menarik untuk dibaca kembali mulai dari kasus Brigadir J hingga KPK setor Rp800 juta ke kas negara.

Berikut rangkuman beritanya:


1. Polri pastikan kasus Brigadir J dibuktikan secara ilmiah

Jakarta (ANTARA) - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan seluruh tim bekerja untuk mengungkap kasus baku tembak antaranggota yang menewaskan Brigadir J dengan mengumpulkan fakta serta data yang dapat dibuktikan secara scientific crime investigation (ilmiah).


Baca selengkapnya di sini

2. Komnas HAM kedepankan prinsip imparsial usut kematian Brigadir J


Jakarta (ANTARA) - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memastikan akan mengedepankan prinsip imparsial dalam mengusut tuntas kasus kematian Brigadir J pada peristiwa baku tembak sesama anggota polisi beberapa waktu lalu.


Baca selengkapnya di sini

3. KPK minta masyarakat waspada "KPK Gadungan"


Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK dan melakukan tindakan penipuan, pemerasan, dan pemalsuan atau "KPK Gadungan".


Baca selengkapnya di sini

4. KPK setor Rp800 juta dari denda terpidana korupsi dan hasil lelang


Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor Rp800 juta ke kas negara dari hasil penagihan pembayaran denda terpidana korupsi dan lelang satu unit mobil.


Baca selengkapnya di sini


5. Dewan Pers imbau pemberitaan istri Kadiv Propam kedepankan empati


Jakarta (ANTARA) - Dewan Pers mengimbau insan pers mengedepankan empati dan tidak membangun spekulasi terkait pemberitaan tentang istri Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo.


Baca selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel