Kemarin, koper jamaah haji dibongkar hingga dominasi subvarian Omicron

Sejumlah berita humaniora pada Rabu (13/7) yang masih menarik untuk anda simak kembali telah dirangkum.

Beberapa di antaranya yakni warta dari Tanah Suci yang mengabarkan bahwa puluhan koper jamaah haji dibongkar karena bawa zamzam.

Dalam dunia pendidikan, ada warta tentang siswa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang berebut kuota bantuan beasiswa.

Dari dunia kesehatan, terdapat warta subvarian Omicron dominasi 81 persen varian COVID-19 nasional.

Selengkapnya dapat anda baca melalui tautan berikut:

Puluhan koper jamaah haji dibongkar karena bawa zamzam

Puluhan koper jamaah haji Indonesia terpaksa dibongkar oleh petugas Air Gate, perusahaan kargo yang ditunjuk maskapai Garuda Indonesia untuk melakukan pemeriksaan dan pengiriman barang jamaah, karena membawa air zamzam.

Jamaah dibekali kartu pantau kesehatan selama 21 hari setelah pulang

Jamaah haji akan dibekali Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah haji (K3JH) untuk memantau kesehatan selama 21 hari setelah pulang ke tanah air.

38 siswa di Pamekasan berebut kuota beasiswa kuliah Kedokteran Unair

Sebanyak 38 siswa lulusan SLTA dan sederajat di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berebut kuota bantuan beasiswa untuk kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Beda tangani COVID-19 menuju harmonisasi standar protokol kesehatan

Pandemi COVID-19 yang melanda lebih dari dua tahun ini membuat tiap negara menciptakan kebijakan penanganan yang beragam. Hal itu tentu saja menuntut pelaku perjalanan luar negeri harus menyesuaikan diri mengikuti protokol kesehatan otoritas di negara tujuan.

Subvarian Omicron dominasi 81 persen varian COVID-19 nasional
​​​​​​​

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan distribusi subvarian baru Omicron yakni BA.4 dan BA.5 mendominasi sekitar 81 persen dari varian COVID-19 nasional.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel