Kemarin, KPK tahan Bupati Bogor hingga Ade Yasin mengaku dipaksa

Beberapa berita hukum kemarin, Kamis, menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari KPK menahan Bupati Bogor Ade Yasin hingga Ade Yasin mengaku dipaksa bertanggung jawab atas perbuatan anak buah.

Berikut lima berita hukum kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:

KPK menahan Bupati Bogor Ade Yasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor, Jawa Barat, Tahun Anggaran 2021.

Selengkapnya baca di sini

BPK nonaktifkan pegawainya yang terima suap dari Bupati Bogor

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menonaktikan pegawainya yang menerima suap dari Bupati Bogor Ade Yasin (AY).

Selengkapnya baca di sini


Dua pejabat Kemendag diperiksa terkait korupsi ekspor CPO

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memeriksa dua pejabat di lingkungan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor "crude palm oil" (CPO) dan turunannya.

Selengkapnya baca di sini

KPK benarkan periksa beberapa pihak di Kota Ambon

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan ada kegiatan pemeriksaan terhadap beberapa pihak di Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Selengkapnya baca di sini

Ade Yasin mengaku dipaksa bertanggung jawab atas perbuatan anak buah

Bupati Bogor Ade Yasin (AY) mengaku dipaksa bertanggung jawab atas perbuatan anak buahnya terkait dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor, Jawa Barat, Tahun Anggaran 2021.

Selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel