Kemarin, kuota haji Indonesia 2023 hingga peta bahaya gempa Cianjur

Berikut adalah sejumlah berita humaniora kemarin (8/1) yang menarik perhatian pembaca dan layak dibaca pagi ini, di antaranya kuota haji Indonesia 2023 sebanyak 221 ribu orang, peta bahaya gempa Cianjur dipicu patahan Cugenang diterbitkan, dan evakuasi pendaki dari Gunung Marapi.

Kuota haji Indonesia 2023 sebanyak 221 ribu orang, tanpa batas usia

Pemerintah Indonesia mendapat kuota memberangkatkan 221 ribu orang tanpa batasan usia untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah pada tahun 2023.

BMKG terbitkan peta bahaya gempa Cianjur dipicu patahan Cugenang

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peta bahaya gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, yang dipicu patahan Cugenang.

Sungai Blega meluap, 3.000 KK di Bangkalan-Jatim kebanjiran

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Geger Hery Susianto menyatakan, sedikitnya 3.000 kepala keluarga terdampak banjir luapan air Sungai Blega, di Kecamatan Blega, Ahad.

184 pengungsi Rohingya ditempatkan di fasilitas sosial di Aceh Besar

Sebanyak 184 pengungsi Rohingya yang pada Minggu terdampar di kawasan pantai Gampong Baro untuk sementara ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumoh Seujahtera Beujroh Meukarya, fasilitas Dinas Sosial Provinsi Aceh yang ada di Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Basarnas: 164 pendaki sudah dievakuasi turun dari Gunung Marapi

Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan hingga Ahad (8/1) sore pukul 15.40 WIB pihaknya telah mengevakuasi sebanyak 164 orang pendaki yang turun dari Gunung Marapi.

Tren mingguan COVID-19 Indonesia melandai di bawah 500 kasus

Kementerian Kesehatan RI melaporkan situasi COVID-19 secara nasional pada dua pekan terakhir menunjukkan tren penurunan kasus harian secara konsisten di bawah 500 kasus konfirmasi positif.

Jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kudus mencapai 1.128 jiwa

Jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, semakin bertambah karena saat ini mencapai 1.128 jiwa.