Kemarin massa geruduk Holywings hingga IPW desak Menko Polhukam

Beragam peristiwa bidang hukum terjadi di Indonesia pada Minggu (26/6), mulai dari puluhan massa dari GP Ansor Kota Bandung geruduk Holywings hingga IPW mendesak Menko Polhukam koordinir penyelesaian perkara Indosurya. Berikut sajian berita bidang hukum yang dirangkum LKBN ANTARA.

1. Puluhan massa dari GP Ansor Kota Bandung geruduk Holywings

Sebanyak 30 orang yang mengatasnamakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Bandung mendatangi salah satu outlet Holywings Indonesia di Jalan Karangsari, Kota Bandung, Jawa Barat.

Selengkapnya baca di sini

2. Tim SAR sisir lokasi kecelakaan bus cari penumpang hilang

Tim SAR gabungan menyisir lokasi kecelakaan bus pariwisata yang masuk jurang di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat untuk mencari seorang penumpang yang dilaporkan keluarganya masih hilang, sementara tiga orang tewas.

Selengkapnya baca di sini

3. Agung: Hanya Dewan Pers berwenang sertifikasi wartawan

Ketua Komisi Bidang Pendidikan dan Pengembangan Profesi Pers Dewan Pers Paulus Tri Agung Kristanto menegaskan hanya lembaga ini yang diberi wewenang oleh negara melakukan sertifikasi wartawan atau jurnalis.

Selengkapnya baca di sini

4. Pencari suaka asal Myanmar ditangkap Imigrasi Bagansiapi-api

Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bagansiapiapi menangkap pencari suaka asal Myanmar dengan inisial YNM, karena telah melakukan tindak pidana keimigrasian pada 2 Juni 2022.

Selengkapnya baca di sini

5. IPW mendesak Menko Polhukam koordinir penyelesaian perkara Indosurya

Indonesia Police Watch mendesak Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) untuk mengoordinasikan Polri dan Kejaksaan Agung dalam penyelesaian kasus penipuan investasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

Selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel