Kemarin, Pelabuhan Patimban hingga vaksin COVID-19 selain dari Sinovac

Budi Suyanto
·Bacaan 2 menit

Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Kamis (24/12) kemarin, mulai dari Pelabuhan Patimban akan mampu menggerakkan ekonomi wilayah setempat hingga vaksin COVID-19 selain dari Sinovac rencananya akan masuk Indonesia.

1. Kemenko: Pelabuhan Patimban mampu gerakkan ekonomi setempat

Plt Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Maritim dan Investasi Ayodhia GL Kalake optimistis Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, akan mampu menggerakkan ekonomi wilayah setempat.

"Pelabuhan terbesar kedua setelah Tanjung Priok, Jakarta ini siap menghubungkan berbagai wilayah produktif di Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, dan sekitarnya," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

2. BPKN: Pengawasan barang jelang Natal-Tahun Baru perlu ditingkatkan

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menilai bahwa pengawasan peredaran barang kadaluwarsa menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 perlu ditingkatkan.

"Harapan BPKN, pengawasan khususnya terkait barang-barang kedaluwarsa di momen hari raya dan tahun baru harus lebih ditingkatkan dan dijamin telah berjalan secara efektif sebagaimana amanah Undang-undang perlindungan konsumen Nomor 8 Tahun 1999," kata Ketua BPKN Rizal E Halim dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

3. KKP: Pembibitan mangrove tingkatkan perekonomian desa pesisir

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan program pembibitan dan pengembangbiakan mangrove di sejumlah desa pesisir bakal bermanfaat pula untuk meningkatkan perekonomian warga desa tersebut.

"Dengan rencana bisnis yang baik, insya Allah pembibitan mangrove ini akan jalan, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat desa," kata Plt Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP TB Haeru Rahayu dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

4. Legislator ungkap keinginan stimulus listrik berlanjut tahun depan

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menginginkan kebijakan pemberian stimulus listrik dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19 terus dilanjutkan pada 2021 karena masih dibutuhkan oleh rakyat banyak.

"Stimulus ini jangan dihentikan hanya sampai Desember 2020. Namun terus dilanjutkan sampai minimal akhir tahun 2021, karena masyarakat masih membutuhkan," kata Mulyanto dalam rilis di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

5. Menko Airlangga: Vaksin selain Sinovac akan masuk RI kuartal II-2021

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut beberapa vaksin COVID-19 selain dari Sinovac rencananya akan masuk Indonesia pada kuartal II-2021.

“Pemerintah sudah mengirim Letter of Interest dan sedang dalam proses negosiasi,” kata Menko Airlangga Hartarto dalam bincang-bincang daring Outlook 2021 di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini