Kemarin, pemerintah gaet produsen obat COVID-19 dan suntik proyek KCJB

·Bacaan 1 menit

Pada Senin (8/11) terdapat berbagai berita ekonomi menarik mulai Indonesia dipastikan akan bisa menggaet produsen obat COVID-19 untuk melakukan produksi obat di dalam negeri hingga pemerintah menyuntik Rp4,3 triliun untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Berikut rangkuman beritanya:

Luhut pastikan produsen obat COVID-19 investasi di Indonesia

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Indonesia akan benar-benar bisa menggaet produsen obat COVID-19 untuk bisa melakukan produksi obat di dalam negeri.

Airlangga: Pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2021 harus capai 6 persen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV (periode Oktober-Desember) 2021 harus melebih enam persen untuk mencapai target keseluruhan pada 2021 yang sebesar 4 persen.

PTPN X ekspor 86.054 kg tembakau ke Eropa

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melakukan ekspor perdana sebanyak 86.054 kg Tembakau Bawah Naungan (TBN) ke Eropa yang merupakan hasil musim tanam 2021/2022.

Bandara Soekarno-Hatta siapkan sistem pengenalan wajah untuk penumpang

PT Angkasa Pura II (Persero) menyiapkan sistem pengenalan wajah (face recognition) denganteknologi biometrik bagi penumpang pesawat untuk memproses keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta

Menkeu: Pemerintah bakal suntik Rp4,3 triliun proyek kereta cepat

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah bakal menyuntikkan dana sebesar Rp4,3 triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sebagai kebutuhan pemenuhan ekuitas dasar atau base quity.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel