Kemarin, penyusunan buku panduan mudik hingga kebanjiran order masker

M Razi Rahman

Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Minggu (5/4) kemarin, mulai dari pemerintah yang menyusun buku panduan pembatasan mudik lebaran hingga perajin masker kain yang kebanjiran order.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Pemerintah susun buku panduan pembatasan mudik Lebaran
Pemerintah menyusun buku panduan yang akan menjadi standar operasional prosedur untuk implementasi jaga jarak fisik (physical distancing) bagi penumpang dalam upaya membatasi kegiatan mudik Lebaran 2020 guna mencegah penyebaran COVID-19.

Penyusunan buku panduan itu melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepolisian Negara RI, dan lembaga atau instansi terkait lainnya. Audiensi publik akan diadakan sebelum buku panduan diluncurkan.

"Langkah-langkah dan peraturan yang berlaku akan berlaku selama dua bulan, sampai akhir wabah dan akan ditinjau secara teratur," kata Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Kemaritiman dan Investasi Ridwan Djamaluddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini


2. IKM otomotif berjibaku hadapi dampak pandemi COVID-19
Kementerian Perindustrian terus berupaya mendampingi dan mendukung keberlangsungan industri kecil menengah (IKM) dalam menghadapi dampak dari pandemi COVID-19 di Indonesia.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin mengidentifikasi tantangan yang dihadapi IKM di segala sektor, salah satunya yakni IKM otomotif yang kontribusinya cukup besar bagi pertumbuhan industri di Indonesia.

“Kami sudah membuat matriksnya, apa yang dibutuhkan oleh setiap IKM di Indonesia. Kami identifikasi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini


3. BPTJ: Rekomendasi pembatasan kendaraan antisipasi penyebaran COVID-19
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Polana B Pramesti menegaskan rekomendasi pembatasan kendaraan yang terdapat pada surat edaran bernomor SE 5 BPTJ Tahun 2020 merupakan langkah antisipasi penyebaran COVID-19 ke daerah.

“Salah satu upaya untuk memutus penularan COVID-19 adalah dengan mengurangi pergerakan karena virusnya tidak bergerak, dia diam di tempat. Tapi yang menyebarkan ke mana-mana itu melalui transportasi,” katanya dalam diskusi publik secara daring di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini


4. Organda sebut omzet pengusaha bus anjlok hingga 100 persen
Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono menyatakan omzet pengusaha bus mengalami penurunan 75 persen hingga 100 persen akibat dampak wabah virus corona baru atau COVID-19.

“Untuk angkutan penumpang kalau sekarang kami sudah turun drastis sekali dari seluruh rata-rata angkutan yang ada. Kami rasakan penurunan 75 sampai 100 persen omzet,” katanya dalam diskusi publik secara daring di Jakarta, Minggu.

Baca selengkapnya di sini


5. Perajin masker kain di Lebak kebanjiran order
Perajin masker kain di Kabupaten Lebak, Banten, kebanjiran order dari konsumen sejak sepekan terakhir sehingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi dan menyerap tenaga kerja lokal.

"Kami merasa kewalahan melayani permintaan masker kain," kata Rohmat (40), seorang perajin di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Minggu.

Baca selengkapnya di sini