Kemarin, peresmian wajah baru Sarinah hingga aplikasi soal pemilu

Ragam peristiwa politik mewarnai pemberitaan nasional Kamis (14/7) kemarin, mulai dari Presiden meresmikan wajah baru Sarinah hingga KPU berencana membangun aplikasi super untuk pemilu.

Berikut lima berita politik menarik kemarin yang dirangkum ANTARA:

1. Presiden Jokowi resmikan wajah baru Sarinah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan wajah baru pusat perbelanjaan Sarinah di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Kamis.

"Alhamdulilah hari ini bisa kita saksikan bersama wajah baru Sarinah," kata Presiden Joko Widodo di pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis.

Selengkapnya di sini

2. Sekolah Staf Presiden jaring lulusan SMA hingga S2 belajar kenegaraan
Kantor Staf Presiden yang meluncurkan program Sekolah Staf Presiden menjaring 35 peserta dari lulusan SMA hingga S-2 untuk belajar mengenal dan mengelola isu-isu kenegaraan serta menjalankan pemerintahan negara.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan bahwa saat ini proses seleksi sudah mencapai tahap wawancara dan menyeleksi 100 orang dari puluhan ribu pendaftar.

Selengkapnya di sini

3. Presiden Jokowi melantik 754 perwira remaja TNI dan Polri
Presiden Joko Widodo bertindak sebagai inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia-Polri tahun 2022 sekaligus melantik 754 perwira remaja dari matra TNI dan Kepolisian.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," kata Presiden Joko Widodo mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

4. Kasad tegaskan daftar TNI AD tidak bayar
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan tidak ada biaya atau membayar untuk mendaftar sebagai calon Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

"Saya tegaskan bahwa tidak ada masuk TNI, baik tamtama, bintara, maupun taruna, menggunakan uang, tidak ada," kata Jenderal Dudung usai memberikan pengarahan kepada 292 perwira praja (praja) lulusan Akmil Tahun 2022 di Mabesad, Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

5. KPU rencanakan membangun "super app" kepemiluan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merencanakan dapat membangun super app untuk sistem elektronik pemilu dengan tujuan memberikan kemudahan layanan kepemiluan.

"Semuanya bisa dalam satu genggaman, partai politik atau masyarakat pemilih bisa mengakses sistem elektronik yang dibutuhkan dalam satu genggaman," kata Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos, di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel