Kemarin plastik dominasi sampah pantai, Wolbachia digunakan tekan DBD

Pada Jumat (22/7) hasil audit menunjukkan bahwa plastik mendominasi sampah pantai, bakteri Wolbachia digunakan untuk menekan risiko penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD), dan jumlah warga yang sudah mendapat vaksinasi COVID-19 dosis penguat mencapai 53,89 juta.

Selain itu ada warta mengenai rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengenai pelaksanaan vaksinasi dan pelibatan anak dalam penyusunan rencana kontinjensi yang dapat disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Plastik sekali pakai dominasi sampah di 11 pantai

Organisasi-organisasi nirlaba yang tergabung dalam Gerakan Pawai Bebas Plastik melakukan audit merek dalam aksi bersih-bersih di 11 area pantai di 10 provinsi dan mendapati plastik sekali pakai mendominasi temuan sampah di kawasan pantai. Sekitar 79 persen dari total 16.519 sampah yang ditemukan dalam kegiatan itu merupakan sampah plastik, termasuk sedotan, kantong plastik, dan kemasan plastik.

Wolbachia digunakan untuk tekan kasus DBD

Tim peneliti The World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta menggunakan bakteri Wolbachia untuk menekan risiko penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mempelajari inovasi tersebut di Laboratorium Etomologi WMP. "Caranya dengan memasukkan bakteri Wolbachia ke dalam nyamuk tersebut, sehingga kalau nyamuknya menggigit tidak akan menular (virus)," katanya.

53,89 juta penduduk RI sudah dapat vaksinasi penguat

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan jumlah penduduk Indonesia yang sudah mendapat vaksinasi COVID-19 dosis penguat mencapai 53.891.018 orang, bertambah 60.737 orang dari hari sebelumnya pada Jumat. Sedangkan warga yang sudah dapat vaksinasi dosis lengkap tercatat mencapai 169.719.432 orang.

IDI sarankan pemerintah fokus tingkatkan cakupan vaksinasi penguat

Ketua Satuan Tugas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengemukakan bahwa pemerintah lebih baik fokus meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau dosis penguat sebelum merencanakan pemberian tambahan dosis vaksin penguat.

BNPB libatkan anak dalam penyusunan Rencana Kontinjensi 5.0

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melibatkan kelompok anak dalam penyusunan pedoman Rencana Kontinjensi 5.0 guna menghadapi potensi bencana.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel