Kemarin, Presiden hadiri World Economic Forum hingga ancaman hibrida

·Bacaan 2 menit

Ragam peristiwa politik mewarnai pemberitaan nasional, Kamis (20/1) kemarin, mulai dari Presiden RI Joko Widodo menghadiri World Economic Forum hingga ancaman hibrida bagi kepentingan nasional.

Berikut lima berita politik menarik kemarin yang dirangkum ANTARA:

1. Indonesia minta kontribusi negara maju terkait transisi energi
Presiden RI Joko Widodo menegaskan Indonesia bersama negara berkembang lainnya meminta kontribusi negara maju dalam pendanaan transisi menuju energi ramah lingkungan dan transfer teknologi.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam paparannya saat menghadiri World Economic Forum secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Selengkapnya di sini

2. Presiden Jokowi ajak swasta kontribusi nyata di sektor prioritas G20
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak sektor swasta di dunia untuk mengidentifikasi sejumlah kontribusi nyata yang dapat diberikan pada tiga sektor prioritas dalam Presidensi G20 Indonesia, yaitu penanganan kesehatan, ekonomi digital, dan transisi ke energi ramah lingkungan

“Sekali lagi saya mengundang sektor swasta untuk mengidentifikasi kontribusi nyata yang dapat diberikan di tiga sektor prioritas,” kata Presiden Jokowi dalam World Economic Forum: State of the World Address secara daring, yang dipantau dari Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

3. Wapres kunjungan kerja ke Banten
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten dengan meninjau lokasi terdampak bencana gempa bumi Banten di Desa Cibeulah, Kabupaten Pandeglang serta memimpin rapat dengan jajaran Pemprov Banten di Serang, Kamis.

Wapres bertolak dengan menggunakan Helikopter Kepresidenan Super Puma VVIP dari Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Kamis pukul 08.30 WIB, menuju Helipad di Lapangan Pesanggrahan, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Selengkapnya di sini

4. KSP jelaskan rencana pendanaan IKN dari anggaran PEN 2022
Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP) Panutan Sulendrakusuma menjelaskan usulan atau rencana pendanaan pembangunan awal Ibu Kota Negara (IKN) yang akan diambil dari anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional 2022 bukan isu yang menjadi persoalan.

"Sebenarnya isunya bukan sumber dana apakah itu PEN atau bukan PEN karena bagi pemerintah sebenarnya tidak menjadi soal apakah sumber dananya berasal dari PEN atau bukan. Hal ini mengingat PEN atau bukan PEN hanya isu penganggaran," kata Panutan dihubungi di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

5. Menhan prediksi serangan hibrida masih mengancam kepentingan nasional
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan perkembangan lingkungan strategis, baik global, regional, nasional yang dinamis, dan kompleks memunculkan ancaman militer, nonmiliter, maupun hibrida yang masih mengancam kepentingan nasional

"Ancaman militer, nonmiliter, maupun hibrida diprediksi masih akan mengancam kepentingan nasional kita di masa mendatang," kata Prabowo dalam sambutannya pada Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan Tahun 2022, di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel