Kemarin, Presiden resmikan bendungan hingga Wapres ke huntara Semeru

·Bacaan 1 menit

Selama Jumat (14/1), berbagai peristiwa politik telah diberitakan Kantor Berita Antara mulai Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Bintang Bano hingga Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengunjungi lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru.

Berikut rangkuman berita politik kemarin yang layak disimak pagi ini.

1. Presiden Jokowi resmikan Bendungan Bintang Bano

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat.

Selengkapnya di sini

2. Wapres Ma'ruf kunjungi lokasi Huntara Semeru

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meninjau lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru yang berada di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Jumat.

Selengkapnya di sini

3. Wapres: Relokasi warga terdampak bencana terapkan konsep Desa Cerdas

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan pemindahan tempat hunian warga terdampak bencana akan menerapkan konsep pembangunan Desa Cerdas atau Smart Village yang bertujuan untuk memudahkan kehidupan masyarakat.

Selengkapnya di sini

4. KPU bisa memperpendek masa kampanye Pemilu 2024

Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengatakan KPU bisa memperpendek masa kampanye pada Pemilu 2024 sepanjang kalkulasi tahapannya tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu).

Selengkapnya di sini

5. Anggota DPR: Pembahasan RUU IKN harus petakan potensi konflik

Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda meminta pemerintah dan DPR dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) harus benar-benar memetakan potensi terjadinya konflik antara masyarakat lokal dan pendatang.

Selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel