Kemarin, Presiden tinjau proyek kereta cepat hingga piutang Bulog

·Bacaan 1 menit

Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Selasa (18/5), mulai dari Presiden Jokowi yang meninjau proyek kereta cepat Jakarta-Bandung hingga piutang Bulog.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Presiden tinjau pengerjaan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau perkembangan pengerjaan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung di dua lokasi di Bekasi, Jawa Barat, Selasa.

Baca selengkapnya di sini


2. Peniadaan mudik, AirNav catat penurunan signifikan pergerakan pesawat
AirNav Indonesia mencatat penurunan signifikan pergerakan pesawat udara yakni rata-rata 65,54 persen pada 52 bandara di seluruh Indonesia selama tujuh hari masa peniadaan mudik Lebaran tahun 2021 dibandingkan periode sebelum peniadaan mudik.

Baca selengkapnya di sini


3. Presiden harap vaksinasi dongkrak ekonomi tumbuh 7 persen kuartal II
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan program vaksinasi gotong royong dapat membantu pencapaian target pertumbuhan ekonomi tujuh persen pada kuartal II 2021, setelah sejak kuartal II 2020 ekonomi domestik selalu berada di zona negatif.

Baca selengkapnya di sini


4. Erick Thohir: Pabrik baru KS bakal wujudkan kemandirian industri baja
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi mulai beroperasinya pabrik Hot Strip Mill (HSM) 2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan diharapkan mampu memenuhi kemandirian industri baja nasional.

Baca selengkapnya di sini


5. Bulog minta dukungan DPR, tagih piutang Rp1,279 triliun ke pemerintah
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso berharap agar pemerintah segera melunasi piutang sebesar Rp1,2 triliun kepada Bulog untuk memperlancar arus kas perusahaan, mengingat pada saat yang sama Bulog juga memiliki utang ke bank.

Baca selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel