Kemarin, Putri Candrawathi mohon maaf hingga napi Tanjungpinang kabur

Ragam berita hukum mewarnai pemberitaan nasional Selasa (1/11) mulai dari Putri Candrawathi mohon maaf kepada orang tua Brigadir Yosua hingga narapidana di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kabur.

Berikut lima berita hukum menarik kemarin yang dirangkum ANTARA:

1. Putri Candrawathi mohon maaf kepada orang tua Brigadir Yosua

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi, memohon maaf kepada kedua orang tua Yosua dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa.

"Dari hati yang paling dalam, saya mohon maaf untuk ibunda Yoshua beserta keluarga atas peristiwa ini," kata Putri di hadapan orang tua Yosua.

Selengkapnya di sini

2. Polri tingkatkan status kasus gagal ginjal ke tahap penyidikan

Tim penyidik gabungan Bareskrim Polri dan BPOM memutuskan untuk meningkatkan status penanganan kasus gagal ginjal akut dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan, setelah melakukan gelar perkara, Selasa.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Pipit Rismanto menyebutkan peningkatan penanganan kasus ke tahap penyidikan untuk PT. Afi Pharma yang diduga memproduksi sediaan farmasi jenis obat sirop mengandung Etilen Glikol (EG) melebihi ambang batas yang seharusnya 0,1 mg.

Selengkapnya di sini

3. Ibu Brigadir J minta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk sadar

Ibu Brigadir Yoshua Hutabarat (Brigadir J), Rosti Simanjuntak, meminta pasangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk sadar dan mengakui perbuatan mereka.

"Buat Ferdy Sambo, segeralah sadar buat Bapak. Hidup ini tidak kekal dan abadi. Kekuatan apa pun, pangkat apa pun, apa pun keberadaan dia, Tuhan akan menghendaki semua adanya. Akan musnah. Mohon sadarlah sebagai ciptaan Tuhan," katanya saat bersaksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa.

Selengkapnya di sini

4. Polres Lombok Barat perketat pengawasan “jalur tikus” jelang KTT G20

Kepolisian Resor Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, memperketat pengawasan keluar masuk orang dan barang dari Bali ke Pulau Lombok menggunakan "jalur tikus" menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada 15-16 November 2022.

"Ada 10 jalur tikus dan kebanyakan di wilayah Sekotong, ini termasuk tempat yang kita monitor sehingga harapannya nanti lalu lintas orang bisa dimonitor dan diperketat selama pelaksanaan KTT G20," kata Kepala Polres Lombok Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Wirasto Adi Nugroho di Lombok Barat, Selasa.

Selengkapnya di sini ​​​​​​​

5. Seorang narapidana Rutan Tanjungpinang Kepri melarikan diri

Seorang narapidana (napi) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Zul Fauzi Rahman melarikan diri setelah maghrib, Senin (31/10).

"Memang benar, seorang tahanan kami kabur saat berada di halaman luar rutan," kata Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang Eri Erawan, di kantornya, Selasa.

​​​​​​​Selengkapnya di sini