Kemarin, stok hewan kurban hingga vaksinasi wabah PMK

Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Rabu (11/5) mulai dari stok kebutuhan hewan kurban tidak terganggu hingga vaksinasi hewan ternak di wilayah wabah maupun tidak terjadi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Stok hewan kurban

Kementerian Pertanian memastikan stok hewan kurban untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha 2022 tidak terganggu wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terjadi di Jawa Timur dan Aceh.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah mengatakan kebutuhan hewan ternak untuk kurban biasanya hanya 10 sampai 20 persen dari total populasi yang ada.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Keuntungan BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan sejak dua tahun terakhir menjalankan transformasi secara konsolidasi membuahkan hasil maksimal dengan terbukti keuntungannya mencapai Rp90 triliun.

"Laba keuntungan itu berdasarkan laporan keuangan BUMN, " katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

3. Indeks Keyakinan Konsumen meningkat

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat, yang tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen sebesar 113,1 atau meningkat dari 111 pada bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terpantau pada mayoritas kategori pengeluaran, kelompok usia, serta kategori pendidikan responden.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Sebagian daging ternak terinfeksi PMK bisa dikonsumsi

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa sebagian daging dari ternak yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) masih bisa dikonsumsi dengan beberapa prosedur tertentu.

"Daging hewan yang terkena, dengan prosedur tertentu masih bisa dikonsumsi oleh manusia, masih aman dikonsumsi," katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Vaksinasi hewan PMK dan non PMK

Kementerian Pertanian segera melakukan vaksinasi hewan ternak di wilayah wabah maupun di daerah yang tidak terjadi wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan untuk pengendalian dan pencegahan penyebaran yang lebih luas.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pemerintah akan mengimpor vaksin PMK dalam jumlah yang terbatas sebagai langkah cepat sambil menunggu produksi vaksin secara mandiri di dalam negeri.

Berita selengkapnya klik di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel