Kemarin, Telkom bagi dividen 60 persen laba hingga harga minyak goreng

Terdapat sejumlah berita penting dan menarik bidang ekonomi pada Jumat (27/5/2022) kemarin yang masih layak disimak pada Sabtu pagi ini mulai dari Telkom bagikan dividen 60 persen dari laba bersih hingga BPDPKS salurkan dana sawit Rp389,3 miliar.


Telkom bagikan dividen Rp14,86 triliun

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST Telkom tahun buku 2021 menyetujui pembagian dividen sebesar Rp14,86 triliun kepada pemegang saham. Besaran dividen sejumlah tersebut setara dengan 60 persen dari perolehan laba bersih tahun buku 2021.

Baca informasi lengkapnya di sini.


KPPU : Harga minyak goreng di Surabaya mulai turun

Kantor Wilayah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) IV Surabaya menyebutkan, harga minyak goreng di wilayah itu mulai turun, meski masih ada yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). "Pantauan kami, menunjukkan meski masih banyak pedagang yang menjual di atas HET sekitar Rp16 ribu sampai Rp18 ribu, namun secara umum trennya menurun," kata Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil IV KPPU, Ratmawan Ari Kusnandar.

Baca berita lengkapnya di sini.


Kemenperin sebut industri logam dasar tumbuh positif selama pandemi

Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Tansportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian M Arifin mengatakan bahwa industri logam dasar merupakan sektor yang mampu bertahan selama pandemi dan mencatat pertumbuhan positif sejak kuartal I-2020.

Baca informasi lengkapnya di sini.


BPDPKS salurkan dana riset sawit Rp389,3 miliar selama 2015-2021

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menyatakan selama 2015-2021 telah menyalurkan dana riset senilai Rp389,3 miliar sebagai upaya dukungan lembaga tersebut terhadap pengembangan riset dan inovasi sawit nasional.

Baca berita lengkapnya di sini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel