Kemarin temuan BPK di Kemenkes hingga penyelundupan ayam dari Filipina

Beragam peristiwa bidang hukum terjadi di Indonesia pada Minggu (29/5), mulai dari CBA minta penegak hukum tindaklanjuti temuan BPK di Kemenkes hingga
Lantamal VIII Manado gagalkan penyelundupan 114 ayam dari Filipina. Berikut sajian berita bidang hukum yang dirangkum LKBN ANTARA.

1. CBA minta penegak hukum tindak lanjuti temuan BPK di Kemenkes

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kementerian Kesehatan.

Selengkapnya baca di sini

2. Firli Bahuri: Spanduk itu sama sekali saya tidak tahu

Ketua KPK, Firli Bahuri, menegaskan, keberadaan spanduk dukungan untuknya agar maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 bukan inisiatif dari dia dan dia tidak mengetahui asal kemunculan spanduk tersebut.

Selengkapnya baca di sini

3. Sebanyak 21 korban KM Ladang Pertiwi dinyatakan selamat

Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan (Sulsel) melansir sebanyak 21 orang korban penumpang KM Ladang Pertiwi 2 yang tenggelam di Selat Makassar dinyatakan selamat.

Selengkapnya baca di sini

4. Kapolri dukung atlet kibarkan merah putih di kompetisi internasional

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo selaku Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) mengajak masyarakat untuk mendukung atlet Indonesia mengibarkan merah putih pada kompetisi internasional.

Selengkapnya baca di sini

5. Lantamal VIII Manado menggagalkan penyelundupan 114 ayam dari Filipina

Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado menggagalkan dugaan penyelundupan 114 ekor ayam ilegal dari Filipina, di Pelabuhan Manado, Minggu.

Selengkapnya baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel