Kemarin, tindak tegas pelanggar PPKM hingga kepatuhan industri

·Bacaan 1 menit

Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Minggu (25/7) kemarin, mulai dari pemerintah yang akan menindak tegas pelanggar PPKM hingga memastikan kepatuhan industri terhadap protokol kesehatan.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Luhut tegaskan pelanggar PPKM level 4 akan tetap ditindak tegas
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah akan menindak tegas pelanggar aturan PPKM level 4.

Baca selengkapnya di sini


2. Di forum G20, Menteri ESDM paparkan langkah RI menuju ekonomi hijau
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memaparkan sejumlah langkah Indonesia menuju ekonomi hijau dalam forum Energy and Climate Joint Ministerial Meeting G20 yang diselenggarakan di Napoli, Italia, Jumat (23/7/2021).

Baca selengkapnya di sini


3. 8 BUMN kolaborasi luncurkan platform kesehatan FitAja!
Sebanyak delapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkolaborasi meluncurkan platform kesehatan digital bernama FitAja! yang bertujuan memperluas dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Baca selengkapnya di sini


4. Jusuf Hamka: Saya tidak bermaksud menuduh bank syariah kejam
Pengusaha sekaligus pimpinan perusahaan konstruksi PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) Jusuf Hamka mengklarifikasi pernyataannya soal perbankan syariah yang menjadi viral dan ramai diberitakan di media massa beberapa hari terakhir.

Baca selengkapnya di sini


5. Kemenperin pastikan industri patuhi protokol kesehatan saat PPKM
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memastikan industri menaati protokol kesehatan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai kebijakan pemerintah.


Baca selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel