Kemarin, wisata Keraton Yogya ditutup dan 75 persen ekspor manufaktur

·Bacaan 2 menit

Terdapat sejumlah informasi penting dan menarik bidang ekonomi yang beritanya masih layak untuk disimak pada pagi ini mulai dari rasio investor saham syariah baru mencapai 4,1 persen, 75 persen ekspor Indonesia berupa produk manufaktur, wisata Keraton Yogyakarta yang ditutup sementara, hingga IHSG menutup pekan di zona positif.


OJK: Rasio investor saham syariah baru capai 4,1 persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat rasio investor saham syariah dari total investor hingga akhir Mei 2021 baru mencapai 97.759 ribu investor atau 4,1 persen dari total 2,4 juta investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Jumlah investor saham syariah ini memang masih sangat kecil. Coba bayangkan bahwa investor aktif 24,7 persen dan rasio investor syariah dibandingkan total investor 4,1 persen.

Baca berita lengkapnya di sini.

75 persen ekspor berupa produk manufaktur, Kemenperin fokus hilirisasi

Kementerian Perindustrian fokus untuk menjalankan kebijakan hilirisasi industri karena memberikan dampak yang luas bagi perekonomian nasional, di mana efek positif itu antara lain meningkatkan nilai tambah bahan baku lokal, menambah tenaga kerja, dan menghasilkan devisa dari ekspor.

Baca informasi lengkapnya di sini.


Sultan HB X putuskan tutup sementara Wisata Keraton Yogyakarta

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X memutuskan untuk menutup sementara sejumlah destinasi wisata milik Keraton Yogyakarta menyusul tingginya kasus penularan COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Penutupan wisata Keraton ini adalah salah satu upaya untuk menekan penambahan kasus COVID-19 di DIY," kata Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono

Baca berita lengkapnya di sini.

IHSG akhir pekan mendarat di teritori positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan mendarat di teritori positif mengikuti pergerakan bursa saham global.

IHSG ditutup menguat 10,34 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.022,4. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,85 poin atau 0,1 persen ke posisi 853,85.

Baca informasi lengkapnya di sini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel