Kematian Akibat COVID-19 di Argentina Tembus 60 Ribu, Ini Imbauan KBRI Buenos Aires

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Argentina mengalami puncak terparah selama pandemi COVID-19.

Kementerian Kesehatan setempat melaporkan kematian akibat COVID-19 yang telah tembus 60.000 kasus kematian.

Menurut keterangan otoritas setempat, jumlah kasus orang yang terinfeksi COVID-19 mencapai 27.000 kasus dalam sehari.

Sebagai langkah pencegahan Pemerintah Argentina telah menetapkan kebijakan jam malam yang berlaku mulai dari pukul 00:00 hingga pukul 06:00 waktu setempat. Kebijakan tersebut akan diberlakukan hingga tanggal 30 April 2021.

Imbauan KBRI Buenos Aires

Orang yang memakai masker bepergian dengan bus di Buenos Aires, Argentina, Selasa (6/4/2021). Argentina mencatatkan rekor 20.780 kasus positif Covid-19 dalam sehari atau rekor tertinggi yang pernah dilaporkan sejak kasus pertama Covid-19 pada Maret 2020 lalu. (RONALDO SCHEMIDT/AFP)
Orang yang memakai masker bepergian dengan bus di Buenos Aires, Argentina, Selasa (6/4/2021). Argentina mencatatkan rekor 20.780 kasus positif Covid-19 dalam sehari atau rekor tertinggi yang pernah dilaporkan sejak kasus pertama Covid-19 pada Maret 2020 lalu. (RONALDO SCHEMIDT/AFP)

Menanggapi hal tersebut, KBRI Buenos Aires pun mengeluarkan imbauan untuk para WNI.

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau Anda untuk sementara waktu tidak bepergian ke Argentina,"

"Bagi Anda yang berada di Argentina, kami mengimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna menghindari penularan COVID-19 dan mengikuti kebijakan Otoritas setempat dalam rangka penanggulangan penyebaran COVID-19," demikian seperti mengutip laman Instagram resmi @safetravel.kemlu.

Bagi Anda yang mengalami keadaan darurat, Anda dapat menghubungi KBRI Buenos Aires di nomor +5491130631078 atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Simak video pilihan berikut: