Kembali Ereksi dengan Stent Arteri di Penis

Oleh: dr.  Alvin Nursalim

KLIKDOKTER.com - Disfungsi ereksi merupakan keluhan yang umum dirasakan oleh banyak pria. Diperkirakan sekitar 50 % pria berusia dari 40 sampai 70 tahun mengalami disfungsi ereksi. Keluhan yang umumnya ada pada pasien dengan disfungsi ereksi adalah kesulitan dalam mempertahankan ereksi. Salah satu terobosan terbaru penanganan disfungsi ereksi adalah dengan pemasangan stent atau semacam cincin pada arteri penis untuk memperlancar peredaran darah ke penis. Mari kita kenali lebih jauh teknologi kesehatan yang satu ini.

atasi ereksi dengan stent arteri di penis

Apa penyebab disfungsi ereksi?

Terdapat banyak penyebab dari disfungsi ereksi, mulai dari penyakit sampai gangguan psikologis. Salah satu penyebab disfungsi ereksi adalah adanya penyakit arteri perifer. Arteri adalah pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi untuk jaringan tubuh, salah satunya penis. Jika pembuluh darah arteri tersumbat oleh suatu hal maka aliran darah menjadi tidak lancar. Salah satu sumbatan arteri yang dapat terjadi adalah penumpukan lemak pada pembuluh arteri. Mungkin Anda sudah cukup akrab dengan sumbatan plak lemak (atherosklerosis) pada pembuluh darah jantung. Namun kelainan ini ternyata dapat terjadi pada pembuluh darah di bagian tubuh yang lain, dalam hal ini adalah penis.

Apa itu stent arteri untuk disfungsi ereksi?

Stent adalah semacam cincin yang dapat dimasukkan ke dalam pembuluh darah dan memperbesar rongga pembuluh darah. Jika rongga pembuluh darah mengecil dan tersumbat oleh plak lemak, dengan dimasukkannya stent, maka rongga pembuluh darah dapat diperbesar. Hal ini pada akhirnya akan menyebabkan perbaikan aliran darah penis dan mengurangi keluhan pasien disfungsi ereksi.

Apakah stent arteri dapat dilakukan untuk semua pasien dengan disfungsi ereksi?

Stent arteri bukanlah jawaban untuk semua kasus disfungsi ereksi. Umumnya pasien yang dapat dibantu dengan prosedur ini adalah pasien dengan area pembuluh darah tersumbat yang kecil. Selain itu, karena variasi pembuluh darah penis yang cukup rumit, operator yang melakukan tindakan ini lebih baik dilakukan oleh operator yang berpengalaman.

Selain itu, perlu dicari terlebih dahulu penyebab disfungsi ereksi pasien dengan pasti, karena masih banyak penyebab disfungsi ereksi yang lain, seperti gangguan neurogenik, penggunaan obat, merokok atau proses gangguan psikologis.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AN)

 

Baca juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.