Kembali ke PPP, Lulung Ingin Maju Pilkada DKI?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Politikus Abraham Lunggana alias Haji Lulung resmi kembali ke partai lamanya PPP, setelah memutuskan mundur dari PAN.

Kabar kembalinya Lulung ke DPW PPP DKI Jakarta menimbulkan spekulasi dirinya akan mempersiapkan diri untuk maju Pilkada DKI Jakarta 2024.

“Kalau (Pilkada) itu sih gimana masyarakat, iya (siap) kalau ada kepercayaan masyarakat,” kata Lulung saat dihubungi, Rabu (8/9/2021).

Namun, saat ini Lulung mengaku dirinya dan PPP ingin fokus mengambil kembali hati masyarakat Jakarta.

“Yang penting konsolidasi mengembalikan kepercayaan masyarakat pada PPP. Karena kan sempat ada konflik internal hampir lima tahun,” katanya.

“Jadi soal pilkada nanti lagi, bicarakan nanti. Sekarang fokus kita mengambil kembali hati masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian, Lulung mengaku bersyukur apabila ada kabar dirinya cocok untuk maju Pilkada DKI. Ia meminta didoakan dalam karier politiknya.

“Bersyukurlah, saya cuma minta doakan apa yang dipimpin saya berjalan baik,” pungkasnya.

Permintaan Ulama PPP

Sebelumnya, Lulung menyebut alasannya mundur dan pindah ke PAN lantaran permintaan khusus dari ulama PPP.

“Disuruh para kiai kembali, karena DKI kursinya PPP turun dari 10 ke 1 kursi. Saya kembali menjadi Ketua DPW Jakarta,” katanya.

Lulung mengaku alasan utama perpindahan adalah permintaan pada ulama. Dia menyebut tak ada masalah sama sekali selama berkarier di PAN.

“Pokoknya di PAN baik semua, lancar semua, Pak Zulkifli baik sekali, Pak Sekjen baik. Hanya saja sayadiminta para ulama suruh benahi PPP Jakarta,” terangnya.

Lulung lantas menyinggung permasalahannya hingga sempat hengkang dari PPP pada Pilkada DKI 2017.

“Kemarin saya berhenti dari PPP kan hanya karena rnggak mendukung Pak Ahok kan, jangan ada halangan itu lagi semoga, mohon doanya semua,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel