Kembali ke Sekolah, Pemkab Blora Kebut Vaksinasi Covid-19 untuk Guru

·Bacaan 1 menit
Petugas medis menyuntikan vaksin COVID-19 ke Seorang guru di Puskesmas Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (9/4/2021). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan sebanyak 5,5 juta guru dan tenaga pendidik mengikuti vaksinasi COVID-19 sampai akhir Juni 2021. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Blora - Guru menjadi salah satu prioritas vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang terus dikebut. Mengingat, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sudah mulai berlangsung sejak pekan lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo mengungkapkan, bahwa awal vaksinasi guru di programkan kepada para guru yang berusia 50 tahun ke atas dilanjutkan ke para guru yang lainnya. Yakni, yang dibawah usia tersebut.

"Itu karena terkait program pusat juga karena datangnya vaksin secara bertahap. Minggu kemarin Dinkes sudah menginformasikan 7000 lebih tambahannya (dosis vaksin) untuk guru," ungkap Hendi kepada Liputan6.com melalui ponselnya, Senin (31/5/2021).

Dia menambahkan, bahwa adanya proses vaksinasi utamanya untuk para guru diharapkan bisa segera tuntas karena PTM secara terbatas sudah berlangsung.

"Mudah-mudahan juga bisa divaksin semua, yang belum divaksin ini akan divaksin," kata Hendi.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat membeberkan, bahwa dari total 14 ribuan guru yang menjadi prioritas utamanya, sudah separuh lebih yang disuntik dosis vaksin.

"Posisi sebelum PTM pekan kemarin kan sekitar 3 ribuan guru yang sudah divaksin, ini tambah lagi 7200. Berarti totalnya 10.200 an guru," kata Edi.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa para guru di bawah naungan Disdik maupun Kemenag Kabupaten Blora dipastikan akan mendapat suntikan vaksin semua.

"Lalu dilanjutkan ke peserta didik," pungkasnya.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel