Kembangan catat capaian vaksin anak tertinggi di Jakarta Barat

·Bacaan 1 menit

Kembangan berhasil mencatat sebagai kecamatan dengan capaian vaksin COVID-19 anak tertinggi di Jakarta Barat dengan total 20.368 anak sampai dengan awal tahun 2022.

"Kita paling tinggi se Jakarta Barat. Kita sudah 64,4 persen jadi seluruhnya ada 20.368 anak," kata Camat Kembangan Joko Mulyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Joko mengatakan tingginya capaian vaksin anak di wilayahnya setelah jajarannya memaksimalkan sentra vaksin yang berada di sekolah-sekolah negeri.

Dalam satu hari, pihaknya bisa menyediakan tiga sampai empat sentra vaksin anak di setiap sekolah. Per satu sentra vaksin diperkirakan bisa menarik ratusan peserta.

Bahkan saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di gelar dengan kapasitas 100 persen, pihaknya tetap menggelar vaksinasi massal di sekolah.

"Contohnya hari ini ada vaksin anak di SDN 03 Kembangan Selatan, Al-Hasyimiyah Kembangan Utara dan Sekolah Tunas Muda yang di Meruya Ilir," kata Joko.

Joko berharap capaian vaksin di wilayahnya bisa meningkat hingga 100 persen dalam waktu dekat demi memperkuat "herd immunity" anak-anak.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1,1 juta anak usia 6-11 tahun di Jakarta mendapat layanan vaksinasi COVID-19, baik dari sekolah maupun dari sentra vaksin lainnya.

Anies menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun di DKI Jakarta dimulai secara serentak (kick off) pada Selasa (14/12/2021) di SDN Cempaka Putih Timur 03 Jakarta Pusat.

Anies menjelaskan layanan vaksin untuk anak terdapat di sekolah-sekolah, rumah sakit, dan sentra vaksinasi yang diselenggarakan komunitas maupun lembaga.
Baca juga: Polrestro Jakbar siapkan 200 vaksin Sinovac untuk anak-anak di Tambora
Baca juga: 13.500 siswa di Kembangan sudah mengikuti program vaksin anak
Baca juga: Camat Taman Sari laporkan 4.000 siswa sudah mengikuti vaksin anak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel